Iriana Jokowi Jadi Sorotan karena Acungkan Dua Jari, Istana Serahkan ke Bawaslu

29 Januari 2024 15:44 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ibu Negara Iriana Joko Wododo (Jokowi) acungkan jempol saat ditanya anaknya, Gibran Rakabuming Raka, maju sebagai cawapres Prabowo Subianto di SDN Pakis III, Surabaya pada Kamis (26/10/2023). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ibu Negara Iriana Joko Wododo (Jokowi) acungkan jempol saat ditanya anaknya, Gibran Rakabuming Raka, maju sebagai cawapres Prabowo Subianto di SDN Pakis III, Surabaya pada Kamis (26/10/2023). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Ibu Negara Iriana Jokowi menjadi sorotan karena mengeluarkan tangannya dan berpose 2 jari dari dalam mobil kepresidenan saat mendampingi Presiden Jokowi berkunjung ke Salatiga.
ADVERTISEMENT
Salam 2 jar identik dengan simbol paslon 02 Prabowo-Gibran. Jokowi selama ini diisukan memberi dukungan kepada paslon tersebut.
Terkait itu, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan menyerahkan hal itu kepada Bawaslu jika dinilai ada pelanggaran.
"Biarkan itu dilihat oleh Bawaslu," kata Ari di Kemensetneg, Jakarta, Senin (29/1).
Ari mengatakan, selama berkunjung ke daerah baik Jokowi maupun Iriana selalu menyempatkan diri untuk menyapa dan berinteraksi dengan masyarakat.
Koordinator Staf Khusus Presiden (KSP) Ari Dwipayana di Kompleks Istana, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2023). Foto: Zamachsyari/kumparan
"Melalui sekian ribu kunjungan yang ada, kita bisa lihat bagaimana berinteraksi, menyalami, melambaikan tangan, dan lain-lain tentang hal itu," ujarnya.
Ia menyebut, Jokowi bahkan selalu berusaha menyapa masyarakat meski dari dalam mobil.
"Dari sekian ratus ribu bahkan ribuan kunjungan beliau enggak pernah beliau lakukan selalu diasosiasikan [dengan kepentingan politik atau paslon]. Selalu upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Itu yang dilakukan dengan menyapa masyarakat," pungkasnya.
ADVERTISEMENT