Irjen Marthinus Hukom Ditunjuk Jadi Kepala BNN

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri Irjen Pol Marthinus Hukom saat mengisi kuliah umum di Unika. Intan Alliva/kumparan Foto: Intan Alliva/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri Irjen Pol Marthinus Hukom saat mengisi kuliah umum di Unika. Intan Alliva/kumparan Foto: Intan Alliva/kumparan

Irjen Pol Marthinus Hukom ditunjuk menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Marthinus menggantikan Komjen Pol Petrus Reinhard Golose yang memasuki masa pensiun.

Marthinus sebelumnya menjabat Kadensus 88 Antiteror Polri.

"Untuk Keppres [Keputusan Presiden] sudah turun tinggal menunggu pelantikan," kata Asisten SDM Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dihubungi kumparan, Senin (4/12).

Keppres pemberhentian Petrus dan pengangkatan Marthinus sebagai Kepala BNN ditandatangani Presiden Jokowi pada tanggal 29 November 2023.

Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, menyampaikan keterangan terkait pemusnahan narkotika di Kantor BNN RI, Jakarta, Senin (11/9/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Pada tanggal 29 November 2023, Bapak Presiden telah menandatangani Keppres pemberhentian Bapak Petrus Golose sebagai Kepala BNN, dan pengangkatan Bapak Irjen Pol Marthinus Hukom sebagai Kepala BNN yang baru," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana kepada wartawan, Senin (4/12).

Meski demikian, Ari belum tahu kapan pelantikan Marthinus sebagai Kepala BNN yang baru akan dilakukan.

"Nanti diupdate," pungkasnya.

Irjen Pol Marthinus merupakan pria kelahiran Ameth, Nusalaut, Maluku Tengah pada 30 Januari 1969. Marthinus menjabat Kadensus 88 sejak 1 Mei 2020.

Dia juga pernah menjabat sebagai Wakadensus pada 2015 dan 2018. Lulusan Akademi Kepolisian Lemdiklat Polri Angkatan 1991 itu juga pernah menjabat sebagai Direktur Penegakan Hukum Kedeputian Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada tahun 2017.