Irlandia Membara: Demonstran Anti-Imigran Bakar Mobil Polisi

22 Oktober 2025 11:59 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Irlandia Membara: Demonstran Anti-Imigran Bakar Mobil Polisi
Demonstran anti-imigran pecah di Dublin, Irlandia pada Selasa (21/10) waktu setempat. Massa membakar mobil kepolisian dan menyerang aparat keamanan pada Selasa (21/10).
kumparanNEWS
Warga merekam sebuah kendaraan polisi yang terbakar saat demonstrasi di luar sebuah hotel tempat para pencari suaka bergejolak di Saggart, barat daya Dublin, Irlandia, Selasa (21/10/2025). Foto: PETER MURPHY/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Warga merekam sebuah kendaraan polisi yang terbakar saat demonstrasi di luar sebuah hotel tempat para pencari suaka bergejolak di Saggart, barat daya Dublin, Irlandia, Selasa (21/10/2025). Foto: PETER MURPHY/AFP
ADVERTISEMENT
Demonstran anti-imigran pecah di Dublin, Irlandia, pada Selasa (21/10) waktu setempat. Massa membakar mobil kepolisian dan menyerang aparat keamanan pada Selasa (21/10).
ADVERTISEMENT
Tindak kekerasan pecah di dekat tempat pencari suaka. Kementerian Kehakiman Irlandia menyebut kekerasan itu terjadi setelah penangkapan seorang pemuda terduga pelaku penyerangan remaja putri di ibu kota Irlandia tersebut.
Kerusuhan itu juga terjadi selang dua tahun setelah kerusuhan besar di pusat Kota Dublin imbas penusukan tiga remaja putri di sana.
Media Irlandia, Irish Time, dalam laporan mengungkap ada lebih 500 orang terlibat dalam kerusuhan di sebelah barat Dublin sepanjang Selasa malam.
Sejumlah foto di media sosial memperlihatkan aktivis anti-imigran membawa bendera Irlandia serta spanduk bertuliskan slogan provokatif. Mereka juga melempar sejumlah objek ke aparat keamanan.
Media-media Irlandia sudah mengkonfirmasi foto-foto dan video mengenai kerusuhan di Dublin yang menyebar di media sosial.
ADVERTISEMENT
Menteri Kehakiman Irlandia Jim O’Callaghan menegaskan pelaku tindak kekerasan dalam kerusuhan sudah ditangkap.
“Pemanfaatan kejahatan sebagai senjata oleh orang-orang yang ingin menabur perbedaan pendapat di masyarakat kita bukanlah hal yang tidak terduga," kata O'Callaghan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.
"Ini tidak dapat diterima dan akan mengakibatkan respons yang tegas,” sambung dia.
Dalam beberapa tahun terakhir terjadi lonjakan unjuk rasa dan gerakan menolak kehadiran imigran di Irlandia.
Meski demikian tidak ada anggota parlemen berideologi sayap kanan di Irlandia. Biasanya gerakan anti-imigran datang dari ideologi tersebut.