Isak Tangis Keluarga Korban Pesawat Jatuh di BSD saat Datangi RS Polri
·waktu baca 2 menit

Keluarga salah satu korban pesawat jatuh di Lapangan Sunburst, BSD, Tangerang Selatan, tiba di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (19/5) malam.
Dalam pantauan di lokasi, keluarga salah satu korban tiba sekitar pukul 23.25 WIB. Berdasarkan informasi yang diperoleh, keluarga yang datang merupakan istri dari Farid Ahmad, engineer yang menjadi salah satu korban akibat insiden ini.
Ia datang ditemani oleh adik dari Farid Ahmad. Saat melintasi Gedung Instalasi Kedokteran Forensik, istri Farid tampak tak kuasa menahan tangisnya.
Dia tampak mengenakan pakaian serba hitam dan langsung menuju ke salah satu ruangan dengan ditemani oleh sejumlah orang. Di dalam ruangan itu, sang istri tampak masih menangis.
Dalam insiden kecelakaan ini, ada tiga korban tewas. Yakni pilot atas nama Capt Pulu Darmawan, co-pilot Capt Suanda, dan seorang engineer, Farid Ahmad.
Pesawat tersebut awalnya bertolak dari Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten menuju ke Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. Beberapa saat setelah mendarat di Tanjung Lesung, pesawat ini terbang kembali menuju Pondok Cabe. Namun, di tengah perjalanan mengalami kecelakaan dan jatuh di BSD.
Mau Mendarat Darurat
Pesawat itu diduga mau mendarat darurat. Namun, lebih dulu menabrak pohon sebelum akhirnya terjatuh.
Kita masih pelajari, kenapa pilot mengarah ke sini, tapi kita duga mungkin pilot mau mendarat darurat, karena memang di situ lapangan, cuman masalahnya dia terkena pohon duluan," Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.
