Isak Tangis Pecah Saat 500-an Tahanan di Makassar Salat Tobat Memohon Ampunan
·waktu baca 2 menit

Sebanyak 500 orang tahanan Polrestabes Makassar dan jajaran melaksanakan zikir dan salat tobat berjemaah pada Kamis (6/10) malam. Ibadah ini dilaksanakan agar tahanan bertobat, tak berbuat kejahatan yang membawanya masuk sel seperti saat ini.
Kegiatan ini diawali dengan salat Magrib berjemaah di Masjid Polrestabes Makassar. Lantas dilanjutkan salat tobat dan zikir bersama.
Tampak ratusan tahanan melaksanakanya dengan khusyuk. Bahkan, banyak dari mereka tidak kuat menahan derai air mata saat imam masjid melantungkan ayat suci Al-Quran. Mereka terlihat menyesali semua perbuatan atau kejahatan yang dilakukan.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto mengatakan, kegiatan zikir dan salat tobat berjemaah diikuti seluruh tahanan Polrestabes Makassar dan polsek jajaran.
"Ini malam Jumat, tentunya ini malam baik kita melaksanakan salat tobat dan zikir bersama seluruh tahanan kita Polrestabes dan Polsek- Polsek dengan cara zoom," kata Budhi kepada wartawan di lokasi, Kamis (6/10) malam.
Dia mengatakan, kurang lebih 500 tahanan yang melaksanakan kegiatan tersebut. Salat tobat dilakukan dengan tujuan agar tahanan yang menjalani hukuman bisa menyadari kesalahannya. Setelah menjalani hukuman, mereka diharapkan menjadi masyarakat yang baik.
"Kurang lebih ada 500 orang tahanan kami yang ikut. Ini merupakan restorative batin. Selain mempertemukan pelaku dan korban atau keluarga, kami juga berusaha untuk menyadarkan dengan salat tobat," beber Budhi.
Zikir dan salat tobat tahanan akan dilakukan secara berkala di jajaran Polrestabes Makassar.
"Kita akan melihat perkembangannya. Tentunya kalau masa penahanan kurang lebih di sini (Polres) ada yang 2 bulan, 3 bulan mungkin. Alangkah baiknya apabila kita lakukan per triwulan atau 3 bulan," tutup Budhi.
