ISIS Klaim Tanggung Jawab Atas Ledakan di Bandara Kabul: 60 Orang Tewas

27 Agustus 2021 3:30
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ISIS Klaim Tanggung Jawab Atas Ledakan di Bandara Kabul: 60 Orang Tewas (118343)
searchPerbesar
Ilustrasi ISIS. Foto: AFP PHOTO / Ahmad Al-Rubaye
ISIS buka suara terkait aksi bom bunuh diri di luar Bandara Kabul, Afghanistan, Kamis (26/8). Mereka mengakui bertanggung jawab dalam serangan tersebut.
ADVERTISEMENT
"Serangan dari kelompok militan Islam berhasil mencapai target saat pertemuan besar penerjemah, kolaborator, dengan tentara Amerika di 'Baran Camp' dekat Bandara Kabul," tulis keterangan ISIS dikutip dari Reuters, Jumat (28/8).
"Seorang pengebom bunuh diri menewaskan sekitar 60 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya termasuk pejuang Taliban," tambah keterangan ISIS.
Sejauh ini, belum diketahui berapa jumlah pasti korban tewas dan luka akibat ledakan itu. Namun, pejabat AS menyebut 12 anggota militer turut menjadi korban tewas.
Sementara seorang pejabat Taliban mengatakan, ada 13 orang termasuk anak-anak tewas dalam serangan itu. Sedangkan 52 lainnya luka-luka.
Meski begitu, dalam rekaman video yang beredar, terlihat jumlah korban dimungkinkan akan bertambah. Parit di dekat pagar Bandara Kabul dipenuhi dengan maya berlumuran darah.
ISIS Klaim Tanggung Jawab Atas Ledakan di Bandara Kabul: 60 Orang Tewas (118344)
searchPerbesar
Petugas mengevakuasi korban terluka ledakan di dekat bandara Kabul, di Kabul, Afghanistan. Foto: 1TV/via REUTERS
Serangan bom bunuh diri ini terjadi saat AS menggelar operasi evakuasi warga asing dan lokal. Operasi ini ditargetkan rampung pada 31 Agustus.
ADVERTISEMENT
Jelang selesainya misi AS di Afghanistan, ribuan warga lokal masih terus menunggu dievakuasi.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020