Israel Bakar RS Indonesia di Gaza, Kemlu: Pelanggaran Berat Hukum Internasional

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga berjalan di dekat Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza utara. Foto: Mohammad AHMAD / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Warga berjalan di dekat Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza utara. Foto: Mohammad AHMAD / AFP

Pemerintah Indonesia merespons keras pembakaran Rumah Sakit Indonesia di Gaza oleh Israel. PBB diminta bertindak menghentikan ulah Israel

Pembakaran RS Indonesia di Gaza terjadi saat Israel meningkatkan serangan ke wilayah utara tempat pusat medis itu berada. Israel tak hanya menyerang RS, mereka turut memblokir bantuan masuk ke Gaza.

"Indonesia mengutuk keras blokade total dan serangan Israel yang menimbulkan kelaparan parah dan kematian banyak warga sipil Palestina di Gaza Utara," kata Kemlu RI pada Selasa (22/10) lewat unggahan X.

"Indonesia menuntut Israel segera menghentikan serangannya di seluruh wilayah Gaza, terutama Gaza Utara serta mendesak DK PBB untuk bertindak tegas dan segera menghentikan perang," sambung dia.

Bagian atas RS Indonesia dibakar tentara Israel, Senin (21/10/2024). Foto: X/Tangkapan layar

Dari laporan yang diterima, Kemlu mengungkap Israel sengaja menargetkan serangan ke berbagai rumah sakit di Gaza termasuk RS Indonesia.

Kemlu menegaskan, tindakan Israel melanggar HAM. Sebab, tenaga dan fasilitas medis adalah pihak yang sewajibnya dilindungi saat perang.

Serangan yang menargetkan fasilitas kesehatan dan tenaga medis di Gaza Utara ini, termasuk Rumah Sakit Indonesia, jelas-jelas merupakan pelanggaran berat atas hukum internasional, hukum humaniter internasional dan hak asasi manusia," kata Kemlu RI.

"Indonesia memperingatkan bahwa rumah sakit, tenaga medis, dan seluruh korban yang sedang dirawat harus dilindungi dalam keadaan apa pun, tanpa pengecualian," pungkas Kemlu RI.

RS Indonesia Sumbangan Rakyat Indonesia

Suasana rumah Sakit Indonesia di Beit Lahia di Jalur Gaza utara pada 13 Januari 2016. Foto: Mohammed Abed / AFP

Pengepungan dan serangan Israel pada Rumah Sakit Indonesia dimulai pada Sabtu, 19 Oktober 2024 saat fajar. Sedikitnya dua pasien ICU meninggal karena tak mendapat pasokan oksigen setelah Israel membom generator pembangkit listrik.

Israel juga menyasar warga sipil yang tengah mengungsi di sekitar kompleks rumah sakit. Juga membakar bangunan-bangunan di sana.

Pada Senin (21/10), giliran RS Indonesia yang dibakar di bagian atasnya.

RS Indonesia diinisiasi pada tahun 2009 oleh MER-C Indonesia dan mulai dibangun pada 2011 atas sumbangan rakyat Indonesia. RS megah itu diserahkan kepada pemerintah Palestina pada 2016.

RS Indonesia menjadi RS dengan fasilitas medis terbaik dan terbesar kedua di Jalur Gaza sebelum dibombardir Zionis pada Oktober 2023 dan beberapa kali setelah itu.