Israel Bebaskan 600 Tahanan Palestina Jelang Berakhirnya Fase 1 Gencatan Senjata

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah warga menyambut kedatangan tahanan saat pembebasan tahanan warga Palestina yang dibebaskan Israel di Ramallah, Kamis (27/2/2025). Foto: Mohamad Torokman/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga menyambut kedatangan tahanan saat pembebasan tahanan warga Palestina yang dibebaskan Israel di Ramallah, Kamis (27/2/2025). Foto: Mohamad Torokman/Reuters

Israel membebaskan ratusan tahanan Palestina, Kamis (27/2), tak lama setelah Hamas menyerahkan 4 jenazah sandera Israel.

Diberitakan AFP, kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, pemerintah Israel telah menerima peti jenazah keempat sandera Israel dan proses untuk mengidentifikasi mereka telah dimulai.

Ratusan tahanan Palestina yang dibebaskan oleh Israel tiba dengan bus di Gaza dan Tepi Barat, ditemani kendaraan Palang Merah Internasional.

Seorang tahanan memeluk keluarganya saat penyambutan tahanan warga Palestina yang dibebaskan Israel di Ramallah, Kamis (27/2/2025). Foto: Mohamad Torokman/Reuters

Ada lebih dari 600 tahanan yang dibebaskan di pertukaran sandera-tahanan terakhir sebelum fase pertama gencatan senjata berakhir.

Mereka seharusnya dibebaskan pada akhir pekan lalu, namun Israel menghentikan prosesnya karena marah Hamas menggelar upacara saat membebaskan sandera Israel.

Kedatangan tahanan Palestina disambut haru oleh keluarga dan kerabat. Bahkan, beberapa di antara mereka menyambut para tahanan itu dengan tangisan.

Seorang tahanan memeluk keluarganya saat penyambutan tahanan warga Palestina yang dibebaskan Israel di Ramallah, Kamis (27/2/2025). Foto: Mohamad Torokman/Reuters

Sebelumnya, Hamas telah menyerahkan 4 jenazah sandera Israel. Kali ini, penyerahan jenazah tidak dilakukan melalui upacara yang sebelumnya dikecam oleh Israel.

Pemerintah Israel menyatakan telah menerima peti mati yang berisi jenazah 4 sandera pada Kamis pagi.

Keempat jenazah itu adalah Tsachi Idan, Itzhak Elgarat, Ohad Yahalomi, dan Shlomo Mantzur. Mereka ditangkap pada 7 Oktober 2023 dari rumahnya di sekitar Gaza.