Israel Kecam Pernyataan Capres Le Pen Soal Holocaust

Presiden Israel Reuven Rivlin mengecam pernyataan calon Presiden Prancis dari partai sayap kanan, Marin Le Pen. Marin Le Pen mengatakan bahwa Prancis menolak perannya dalam peristiwa Holocaust.
Menurut Reuven Rivlin, pernyataan Le Pen sangat mengganggu. Rivlin mengungkapkan hal tersebut saat menghadiri peringatan Holocaust di Israel.
"Pernyataan tersebut sangat mengganggu. Israel harus menghindari persekutuan tidak suci dengan pihak-pihak lain," kata Rivlin dilansir Associated Press, Selasa (25/4).
"Saya menyerukan agar perang melawan gelombang penyangkalan Holocaust yang berbahaya di Eropa," lanjut dia.
Baca juga: Mengingat Kekejaman Nazi Terhadap Yahudi di Museum Holocaust AS

Pernyataan Rivlin tersebut dikeluarkan setelah Le Pen berhasil maju di tahapan selanjutnya dalam pemilihan Presiden Prancis. Rivlin juga secara tegas mengungkapkan kalau Israel harus melawan aliansi sayap kanan yang ekstrem.
"Tidak ada kesamaan dengan anti-Semit dalam bentuk apapun," tutur Rivlan.
Sebelumnya, Le Pen menjelaskan kalau Prancis tidak bertanggung jawab dalam perannya mendeportasi orang Yahudi dari kamp-kamp Nazi. Di Perancis, Le Pen dan partainya juga terkenal sebagai pendukung nomor wahid pelarangan jilbab oleh Muslimah dan menentang masuknya imigran dari negara-negara Muslim.
