Israel Sebar Video Telanjang Tahanan Palestina, Hamas Naik Pitam

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Asap mengepul di antara bangunan-bangunan yang hancur akibat serangan Israel, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, terlihat dari Israel selatan, Rabu (6/12/2023). Foto: Athit Perawongmetha/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Asap mengepul di antara bangunan-bangunan yang hancur akibat serangan Israel, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, terlihat dari Israel selatan, Rabu (6/12/2023). Foto: Athit Perawongmetha/REUTERS

Hamas pada Jumat (8/12) naik pitam atas ulah Israel. Mereka menyatakan, Zionis menyebar gambar tahanan Palestina telanjang hanya memakai celana dalam.

Pejabat senior Hamas, Izat El-Reshiq, mengatakan tindakan Israel adalah kejahatan keji terhadap warga sipil tak berdosa. El-Reshiq kini hidup di pengasingan.

Dia meminta organisasi HAM internasional membantu para pria Palestina itu dan memastikan agar bisa dilepaskan dengan selamat dari penjara Israel.

Palang Merah Internasional (ICRC) menyadari tersebarnya video tahanan Palestina yang hanya memakai celana dalam. Mereka meminta seluruh tahanan diperlakukan dengan kemanusiaan dan bermartabat sesuai hukum internasional.

Pada Kamis (7/12) kemarin saluran televisi Israel menampilkan rekaman yang memperlihatkan gambar terduga pejuang Hamas yang ditangkap pasukan Zionis. Para pejuang ditelanjangi sampai sisa celana dalam di badan.

Pejuang-pejuang itu tertunduk di rekaman tersebut. Kemungkinan besar rekaman diambil di Gaza City. Kantor berita Reuters belum bisa memverifikasi secara independen kebenaran video itu.

Jubir Pemerintah Israel Eylon Levy merespons mengenai rekaman pejuang Hamas dalam kondisi telanjang di Gaza.

"Kami berbicara mengenai individu ditangkap di Jabalia dan Shejaiya (di Gaza City), pusat pertahanan Hamas dan pusat gravitasi," jelas Levy.

"Kami juga membicarakan mengenai pria usia militer ditemukan di wilayah yang seharusnya warga sipil sudah dievakuasi," sambung dia.

Sejumlah warga Palestina, yang sudah melihat rekaman, mengaku anggota keluarganya ditangkap Israel. Beberapa di antaranya bahkan mengatakan keluarganya tidak ada kaitan dengan Hamas.