Israel Sebut Gencatan Senjata di Gaza Baru Berlaku Usai Disetujui Kabinet

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (tengah) memimpin rapat Kabinet di Kirya, yang menampung Kementerian Pertahanan Israel, di Tel Aviv pada 31 Desember 2023. Foto: Abir Sultan/POOL/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (tengah) memimpin rapat Kabinet di Kirya, yang menampung Kementerian Pertahanan Israel, di Tel Aviv pada 31 Desember 2023. Foto: Abir Sultan/POOL/AFP

Media pemerintah Mesir, TV al-Qahera, melaporkan kesepakatan gencatan senjata fase 1 antara Israel dan Hamas mulai berlaku hari ini, Kamis (9/10), pukul 09.00 GMT atau 16.00 WIB.

Dikutip dari Al Jazeera, sejumlah media Israel juga telah memberitakan bahwa gencatan senjata telah berlaku siang waktu setempat.

Namun, kantor Perdana Menteri Israel menyatakan gencatan senjata hanya akan berlaku setelah kabinet berkumpul dan menyetujui gencatan senjata.

Warga Palestina bersorak menyusul berita kesepakatan gencatan senjata Hamas dan Israel di Khan Younis, Jalur Gaza, Kamis (9/10/2025). Foto: AFP

Kabinet Israel akan bertemu pukul 15.00 GMT atau 22.00 WIB untuk mendiskusikan rencana mengamankan pembebasan sandera Israel yang masih ditahan di Gaza.

"Rapat pemerintah pukul 18.00 (15.00 GMT). Agendanya rencana pembebasan seluruh sandera Israel," demikian pengumuman yang diunggah di situs pemerintah.

Surat kabar Times of Israel juga melaporkan rapat kabinet keamanan juga telah dijadwalkan satu jam sebelumnya.

Pihak Netanyahu kembali menegaskan kesepakatan gencatan senjata baru akan berlaku setelah mendapat persetujuan dari kabinet.