Israel Serang Hodeida Yaman, Pertahanan Udara Houthi Bertindak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana kebakaran akibat serangan militer Israel di Pelabuhan Hodeidah, Yaman, Senin (5/5/2025). Foto: AL-MASIRAH TV/via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Suasana kebakaran akibat serangan militer Israel di Pelabuhan Hodeidah, Yaman, Senin (5/5/2025). Foto: AL-MASIRAH TV/via Reuters

Israel meluncurkan serangan udara ke Pelabuhan Hodeida, Yaman, pada Selasa (16/9). Aksi Israel membuat kelompok Houthi mengaktifkan sistem pertahanan udara.

“Serangan mengenai infrastruktur militer yang dipakai Houthi di pelabuhan Hodeida,” kata keterangan militer Israel (IDF) seperti dikutip dari Associated Press.

Israel menjelaskan, serangan itu sengaja ditujukan ke Hodeida karena pelabuhan tersebut dipakai Houthi untuk menerima senjata dari Iran.

Senjata itu, kata Israel, dipakai Houthi menyerang negaranya dan Amerika Serikat (AS). Saat ini Hodeida adalah salah satu wilayah Yaman yang dikuasai milisi bersenjata dukungan Iran tersebut.

Sesaat setelah pengumuman serangan, Houthi mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka membenarkan Israel telah menyerang Yaman.

“Pertahanan udara kami saat ini sedang konfrontasi dengan pesawat tempur Israel yang meluncurkan agresi terhadap negara kami,” ujar juru bicara Houthi, Yahya Saree.

Saree menegaskan respons mereka berhasil menggagalkan rencana invasi Israel ke Yaman.

“Formasi tempur Israel sudah meninggalkan Yaman sebelum melancarkan serangan dan kami menggagalkan invasi Israel ke Yaman,” kata Saree.