Israel Tolak Pesawat Ethiopian Airlines Mendarat karena Pilotnya Orang Indonesia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Ethiopian Airlines. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ethiopian Airlines. Foto: Shutter Stock

Israel memerintahkan pesawat kargo Ethiopian Airlines yang menuju Tel Aviv untuk putar balik karena salah satu pilotnya berkewarganegaraan Indonesia.

Kantor berita Turki, Anadolu, melansir pesawat itu baru saja mengudara setelah lepas landas dari Addis Ababa, ibu kota Ethiopia.

Pesawat itu masih berada di wilayah udara Ethiopia ketika perintah untuk kembali diterima.

Anadolu yang mengutip media Israel Channel 12 melaporkan, pilot itu ternyata sudah dipantau oleh Intelijen Israel dan otoritas bandara. Lalu, petugas keamanan Israel melarang pesawat mendarat di Tel Aviv.

Pilot Diganti

Pesawat lalu kembali ke Addis Ababa. Pilot berkewarganegaraan Indonesia itu lalu diganti dengan pilot lain, pesawat melanjutkan penerbangan dan akhirnya mendarat di Tel Aviv.

Ethiopian Airlines menyatakan maskapai tersebut mengaku tidak mengetahui bahwa pilot yang bersangkutan dilarang mengoperasikan penerbangan menuju Israel.

Sementara itu sejumlah laporan menjelaskan bahwa otoritas Israel telah menginstruksikan maskapai asing untuk tidak menugaskan awak pesawat dari negara-negara tertentu yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel pada penerbangan menuju negara tersebut.

Negara-negara yang disebut masuk dalam pembatasan itu meliputi Afghanistan, Aljazair, Indonesia, Iran, Irak, Kuwait, Niger, Qatar, Arab Saudi, Somalia, dan Venezuela.

Adapun Indonesia tak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel karena berpegang pada Pembukaan UUD 1945 bahwa "penjajahan di atas dunia harus dihapuskan", sebagai bentuk dukungan konsisten terhadap kemerdekaan Palestina.