Istana: Jokowi Sudah Bicara Sejak Awal Belum Kepikiran Reshuffle
·waktu baca 1 menit

Gonjang-ganjing reshuffle kembali menguat setelah Presiden Jokowi melantik Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. Meski demikian, Istana menegaskan belum ada informasi rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
“Saya kira gosip-gosip politik tidak perlu terlalu dianggap serius. Biarkan jadi gosip saja. Presiden sudah bicara dari awal, belum kepikiran. Kita berhenti dulu, tidak usah kita bikin pengembangan,” kata Stafsus Mensesneg Faldo Maldini dalam keterangannya, Selasa (23/11).
Faldo menegaskan, Jokowi selalu melakukan evaluasi terhadap kinerja kementerian secara berkala.
“Tentu semuanya berdasarkan penilaian Presiden apakah sudah dianggap perlu diisi jabatan tertentu atau belum,” tuturnya.
Faldo kembali mengingatkan bahwa reshuffle kabinet adalah soal kebutuhan dan tantangan ke depan. Sehingga jika Jokowi merasa belum butuh, maka reshuffle tidak akan dilakukan.
“Kalau Presiden belum butuh, ya, belum diisi. Hampir semua kementerian ada slotnya, kok, itu. Kemendikbudristek contohnya. UU baru, Perpres baru, di Perpres yang lama juga disediakan wamen tapi belum diisi. Belum dianggap perlu oleh Presiden,” tandas Faldo.
