Istana Minta Kemhan Evaluasi Internal soal Postingan #PrabowoGibran2024 di X

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Koordinator Staf Khusus Presiden Jokowi, Ari Dwipayana. Foto: Facebook/Ari Dwipayana
zoom-in-whitePerbesar
Koordinator Staf Khusus Presiden Jokowi, Ari Dwipayana. Foto: Facebook/Ari Dwipayana

Akun X Kementerian Pertahanan (Kemhan) sempat ramai diperbincangkan karena mengunggah sejumlah foto dan menyematkan hashtag #PrabowoGibran2024. Hal ini memicu tudingan Kemhan yang dipimpin Menhan Prabowo Subianto tidak netral dalam Pemilu 2024.

Unggahan itu sudah dihapus dan akun X Kemhan menjawab alasan mengapa bisa ada tagar Prabowo-Gibran di unggahan tersebut.

"Halo. Siap kami netral maaf yah mimin salah pencet autohastag sptinya, beritanya juga ttg berita KSAU, maafkan khilaf mimin sudah bikin kegaduhan," demikian yang ditulis di @Kemhan_RI.

Terkait itu, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana turut mengomentari. Ia meminta hal itu dievaluasi oleh internal Kemhan — kementerian negara yang dibiayai uang rakyat.

"Supaya dievaluasi oleh internal Kemhan soal itu," kata Ari di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (22/1).

Capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto (kiri) dan Gibran Rakabuming Raka (kanan) tiba di lokasi Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Ia menegaskan, setiap kementerian/lembaga, ASN, TNI-Polri harus menjaga netralitas di tengah euforia Pemilu 2024.

"Ya, kita harus menyadari era sekarang ini era kompetisi politik, pemilu. Betul-betul harus dijaga netralitas dari seluruh kementerian/lembaga termasuk juga ASN, TNI, Polri," ungkapnya.

instagram embed

Ari kembali mengingatkan arahan Presiden Jokowi yang meminta ASN, TNI-Polri menjaga netralitas.

"Arahan Presiden tegas sekali. Netralitas ASN, TNI, Polri menjadi satu prinsip penting yang harus dijaga kementerian/lembaga," pungkasnya.

Saat ini posisi Menhan dijabat oleh Prabowo Subianto yang juga merupakan calon presiden yang berkontestasi dalam Pilpres 2024.