Istana Pastikan Prabowo Bakal Tinjau Gempa NTT: Dalam Waktu Dekat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Sekretariat Negara Indonesia, Prasetyo Hadi usai pernikahan Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (23/8/2026).
 Foto: Aditya Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sekretariat Negara Indonesia, Prasetyo Hadi usai pernikahan Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (23/8/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Istana memastikan Presiden Prabowo Subianto bakal meninjau penanganan dampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan itu akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

"Sedang dipersiapkan dalam waktu dekat. Insyaallah pasti akan ke sana," kata Mensesneg Prasetyo Hadi di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (23/8).

Namun demikian, Prasetyo belum merinci kapan waktu pasti kunjungan itu akan dilakukan.

Presiden Prabowo (kiri) Subianto didampingi Mendagri Tito Karnavian (kanan) meninjau langsung penanganan karhutla di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). Foto: Dok. Kemendagri

Adapun Prabowo sudah lebih dulu meninjau langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan pada Sabtu (22/8) kemarin.

Sementara, untuk gempa NTT, Wapres Gibran Rakabuming Raka yang sudah turun langsung untuk menemui para korban bencana tersebut.

Gempa di NTT yang bermagnitudo 7,7 itu, per Jumat (21/8), telah menewaskan 85 orang. Sementara itu, sebanyak 792 orang mengalami luka ringan hingga sedang dan 256 orang mengalami luka berat.

Korban meninggal dunia tersebar di sejumlah wilayah. Korban terbanyak tercatat di Manggarai Timur sebanyak 30 orang dan Manggarai sebanyak 31 orang. Kemudian Nagekeo 13 orang, Sikka 6 orang, Ngada 2 orang, Ende 2 orang, dan Manggarai Barat 1 orang.