Istana soal Prabowo-Gibran-Jokowi Akrab di HUT 81 RI: Seharusnya Memang Begitu

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menilai keakraban Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam peringatan HUT 81 RI merupakan hal yang semestinya terjadi.
Hal itu disampaikan Prasetyo saat ditanya mengenai momen Prabowo, Gibran, dan Jokowi yang terlihat berbincang dan tertawa bersama dalam rangkaian peringatan HUT 81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).
"Ya seharusnya begitu memang. Selama ini beliau dengan Presiden Jokowi akrab, dan kadang di media sosial menyebutnya bestie juga," kata Prasetyo kepada wartawan.
Prasetyo kemudian menjelaskan posisi duduk Prabowo yang terlihat berada di antara Jokowi dan Gibran dalam sejumlah momen rangkaian acara.
Menurutnya, sejumlah presiden terdahulu yang hadir memang mendapatkan penghormatan dari Presiden Prabowo. Pada peringatan HUT RI kali ini, Jokowi menjadi mantan presiden yang hadir, sementara Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berhalangan hadir.
"Kan memang kebetulan beberapa presiden terdahulu yang berkesempatan hadir memang Pak Joko Widodo, Ibu Megawati dan Pak SBY berhalangan hadir," ujarnya.
Prasetyo mengatakan pengaturan posisi duduk juga dilakukan secara situasional, terutama ketika para tamu undangan menyaksikan demonstrasi udara maupun pertunjukan kesenian.
"Bapak Presiden sebagaimana biasa memberikan penghormatan, sehingga tadi tempat duduk juga terutama pada saat menyaksikan demo udara maupun pertunjukan kesenian kan minta juga diubah sehingga ada beberapa yang maju ke depan," katanya.
Dia menegaskan perubahan posisi tersebut dilakukan menyesuaikan situasi dan keterbatasan tempat, tanpa mengurangi penghormatan kepada para mantan kepala negara.
"Situasional itu kita sesuaikan, cuma juga tadi karena keterbatasan juga tidak bisa semuanya berada di depan, tapi tidak mengurangi rasa hormat kami sebagai panitia," pungkasnya.
