Istana Ungkap Alasan Prabowo Bentuk Komite Reformasi Polri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers soal Presiden Prabowo Subianto bertolak ke China di Halimperdanakusuma, Jakarta, Selasa (2/9/2025). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers soal Presiden Prabowo Subianto bertolak ke China di Halimperdanakusuma, Jakarta, Selasa (2/9/2025). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto ingin membentuk Tim Reformasi Kepolisian. Ia menyebut bahwa perlu adanya perbaikan di tubuh Polri.

"Keinginan beliau adalah tentunya kan kita semua sangat mencintai institusi kepolisian, tetapi tentunya ada beberapa hal yang mungkin perlu dilakukan perbaikan, evaluasi, dan itu biasa untuk seluruh institusi. Nah keinginan beliau adalah membuat Komite Reformasi kepolisian ditunggu, sedang disusun," kata Pras usai pelantikan kabinet di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (17/9).

Pras belum membeberkan siapa sosok yang akan memimpin Tim Reformasi Kepolisian. Ia menyebut belum ada ketua yang ditunjuk.

Namun hari ini Prabowo telah melantik Komjen (Purn) Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Kamtibmas dan Reformasi Kepolisian.

Komjen (Purn) Ahmad Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan Reformasi Kepolisian di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

"Belum, belum ada yang ditunjuk sebagai ketua," ucapnya.

Saat ditanya kapan tim tersebut akan mulai berjalan, Pras memastikan bahwa akan dilaksanakan pada minggu ini.

"Tunggu, Insyaallah dalam minggu ini," tutupnya.