Istana Ungkap Prabowo Akan Hadiri Panen Raya Bareng TNI di Malang Hari Ini

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat panen raya jagung. Foto: Dok. Polri
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat panen raya jagung. Foto: Dok. Polri

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri Panen Raya TNI dalam mendukung program ketahanan pangan di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7).

"Kehadiran Presiden menegaskan komitmen pemerintah memperkuat kedaulatan pangan melalui kolaborasi seluruh komponen bangsa, sekaligus mendorong hilirisasi komoditas strategis untuk meningkatkan nilai tambah perekonomian nasional," kata Prasetyo dalam keterangannya.

Prasetyo menjelaskan, program ketahanan pangan TNI melibatkan tiga matra sesuai keunggulan masing-masing.

"TNI AD mendampingi budidaya padi dan jagung, TNI AL mengembangkan kedelai, sedangkan TNI AU berfokus pada tebu," ujarnya.

Lebih jauh, Prasetyo mengatakan, pemerintah meyakini keberhasilan mewujudkan swasembada pangan hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat antara TNI, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan para petani.

"Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat hilirisasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terang dia.

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Prasetyo juga memastikan, pemerintah akan terus mempercepat pembangunan sektor pangan dari hulu hingga hilir sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.

"Melalui penguatan produksi, hilirisasi, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi, pemerintah berkomitmen mewujudkan kedaulatan pangan, memperkuat ketahanan energi, dan memastikan hasil pembangunan memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia," tandas dia.

Adapun, sepanjang Januari-Juni 2026, pendampingan TNI AD telah mencakup 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras, atau mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026.

Di sektor kedelai, TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton, sementara TNI AU mendampingi 236.048 hektare lahan tebu dengan potensi produksi 18,386 juta ton, setara sekitar 1,36 juta ton gula atau 45,05 persen target produksi gula nasional tahun 2026.