Istiqlal Diperkirakan Belum Buka Hingga Idul Adha: Tunggu Arahan Imam Besar

Rencana Masjid Istiqlal dibuka kembali untuk umum pada bulan Juli ini kemungkinan batal. Musababnya sejumlah pekerjaan renovasi di masjid terbesar se-Asia Tenggara itu belum selesai hingga saat ini. Diperkirakan kondisi itu masih akan terjadi hingga akhir Juli, artinya melewati Idul Adha.
"Pokoknya kami sih sudah pengen banget. Sudah bosan juga. Cuma belum ada instruksi dari imam besar untuk dibuka untuk umum karena pertimbangannya itu fasilitasnya, pembangunannya belum selesai," kata Kepala Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah saat dikonfirmasi, Jumat (3/7).
Menurut Abu pekerjaan di Istiqlal mengalami hambatan karena ada pergantian tukang di tengah proses pembangunan. Saat ini proses pembangunan sendiri sudah lebih dari 90 persen tinggal penyelesaian akhir.
"(Pembangunan) 90 persen lebih. Cuma ini kan masalahnya pas kemarin itu tukangnya pulang. Nah begitu mau masuk jakarta gak bisa lagi akhirnya ambil tukang baru lagi. Tapi urusan itu bukan saya yang tahu, alasannya mereka begitu. Jadi pas finishing ganti tukang lagi ya lambat karena bukan tukang yang awal," kata Abu.
Fasilitas yang belum selesai di antaranya seperti pemasangan sistem kelistrikan, saluran air, pintu gerbang serta penyediaan lahan parkir. Dengan kondisi itu menurut Abu bisa saja Istiqlal dipaksakan untuk menggelar salat Idul Adha, namun dikhawatirkan tidak maksimal.
"Nah, fasilitas penunjangnya ini, contoh listrik, ini kan Idul Adha tingkat kenegaraan kalau seandainya dipaksakan, mati gimana itu. Siaran ulang siaran langsung. Kacau," kata Abu.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
