News
·
28 Maret 2020 18:06

Istri, Anak, dan Ajudan Mbah Roso Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Istri, Anak, dan Ajudan Mbah Roso Jalani Isolasi Mandiri di Rumah (82725)
Anggota Komisi IX DPR RI Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Imam Suroso. Foto: Twitter/@H_Imam_Suroso
Orang-orang yang berkontak langsung dengan Anggota Komisi IX DPR yang meninggal karena dugaan paparan virus corona, Imam Suroso, atau dikenal Mbah Roso mulai menjalani isolasi diri.
ADVERTISEMENT
Istri dan ketiga anak ‘Mbah Roso’ telah menjalani pengecekan rumah sakit setempat dan diminta mengisolasi diri di rumah.
Sementara itu, ajudan dan seorang dokter menjalani rawat jalan setelah mengeluhkan sakit. Sebelumnya beredar kabar yang menyebut ajudan Mbah Roso meninggal dunia.
Ajudan dan satu dokter adalah bagian rombongan yang ikut kegiatan Mbah Roso saat membagikan masker dan hand sanitizer Desa Winong serta di Pasar Puri Pati pada tanggal 20 Maret 2020 lalu. Saat itu, Mbah Roso mengajak beberapa staf dan seorang dokter RS Mitra Bangsa, Pati.
Istri, Anak, dan Ajudan Mbah Roso Jalani Isolasi Mandiri di Rumah (82726)
Anggota Komisi IX DPR RI Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Imam Suroso. Foto: Twitter/@H_Imam_Suroso
Dua di antaranya mulai mengalami gangguan kesehatan. Satu sopir pribadi dan dokter RS Mitra Bangsa telah mengecek kondisi kesehatan karena mengeluhkan gejala batuk, demam, dan dada sesak.
ADVERTISEMENT
“Gejalanya hampir sama dengan gejala Pak Imam sebelumnya,” ujar salah satu staf Mbah Roso, Mochamad Sentot, ketika dikonfirmasi kumparan, Sabtu (28/3).
Usai mengecek di RS Soewondo, Pati, Jawa Tengah, keduanya diminta pulang dan melakukan isolasi mandiri.
Sementara itu, keluarga Mbah Roso hanya melakukan isolasi mandiri dan tidak mengeluhkan gangguan kesehatan. “Istri dan ketiga anaknya isolasi mandiri juga,” tambah Sentot.
Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Pati telah bergerak menyisir riwayat interaksi Mbah Roso. "Kami langsung berkoordinasi dengan tim penanganan COVID-19 untuk melakukan pelacakan," kata Ketua Gugus Tugas COVID-19 Pati Suharyono, seperti dilansir Antara, Sabtu (28/3).
Sebelumnya, Mbah Roso sudah mengeluh demam usai terbang dari Jakarta pada Rabu (17/3). Namun, Mbah Roso tetap melanjutkan agenda penyuluhan kesehatan Mbah Roso di daerah pemilihannya. Baru pada Sabtu (21/3), Mbah Roso mengalami demam tinggi dan sesak nafas. Ia kemudian menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona.
ADVERTISEMENT
Mbah Roso meninggal di RS Kariadi, Semarang, setelah hampir sepekan mendapat perawatan intensif di ruang ICU. Almarhum merupakan anggota fraksi PDIP dari tahun 2009 dari Dapil Jawa Tengah 3 (Kab. Blora, Kab. Grobogan, Kab. Pati, dan Kab. Rembang), dan hingga sekarang dan duduk di komisi IX DPR RI.
--------- kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!