Istri di Makassar Lapor Suami Hilang, Polisi Bilang Ganti Suami Baru Saja
·waktu baca 2 menit

Datu (30 tahun), seorang istri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), melaporkan suaminya yang hilang ke kantor polisi.
Datu yang sedang hamil itu mengaku ditertawakan oleh polisi saat membuat laporan di Polsek Biringkanaya.
"Saya tiga kali datang melapor. Kali ketiga baru ditanggapi, tapi saya cuma disuruh untuk ganti suami dan terus diketawai. Tidak dibuatkan laporan," kata Datu kepada kumparan, Senin (2/1).
Datu mendatangi ke Polsek Biringkanaya pada Selasa (27/12) lalu. Suaminya, yang keluar rumah untuk membeli gagang pintu, tidak pulang sejak sehari sebelumnya.
"Saya sudah cari ke mana-mana suamiku, tapi tak ada. Setelah lewat 1x24 jam, saya pun melapor. Saya khawatir, karena suami saya ada penyakit. Takutnya, ada apa-apa," kata Datu.
Datu kecewa terhadap Kepolisian. Dia pun mulai mencari sendiri suaminya itu.
Belakangan kasus ini viral dan polisi baru muncul di hadapan Datu, meminta maaf.
"Tadi pagi, saya baru dihubungi polisi lalu ditanya-tanya. Mungkin karena viral. Jadi, ada empat polisi datang ke saya dan minta maaf. Termasuk Pak Kapolsek-nya," ujar Datu.
Klarifikasi Polisi
Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin, mengatakan anggotanya tidak bermaksud menghina Datu dengan cara menertawainya saat membuat laporan.
"Bukan ditertawakan," kata Andi Alimuddin kepada wartawan.
Menurut Alimuddin, petugas memang sempat melontarkan kata candaan terkait mengganti suami jika hilang.
"Saya sudah ketemu dan minta maaf kalau ada kata-kata anggota saya kurang pas bercanda tidak melihat kondisinya," kata Alimuddin.
