Istri Kopda Muslimin Masih Dirawat di RSUP Kariadi dan Pakai Ventilator

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman menjenguk Rina Wulandari (34) anggota Persit TNI AD yang menjadi korban penembakan di RSUP dr Kariadi Kota Semarang. Foto: TNI AD
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman menjenguk Rina Wulandari (34) anggota Persit TNI AD yang menjadi korban penembakan di RSUP dr Kariadi Kota Semarang. Foto: TNI AD

Istri Kopda Muslimin Rina Wulandari masih dirawat di ruang ICU RSUP dr. Kariadi Semarang. Ia juga masih menggunakan ventilator.

Kakesdam IV/Diponegoro Kolonel Ckm dr. Bima Wisnu Nugroho mengatakan, Rina masih dalam kondisi lemah pasca operasi kedua. Pihaknya sempat menjenguk RW sebelum mengautopsi jenazah Kopda Muslimin.

"Kondisi ibu Rina Wulandari masih dirawat di ICU dr Kariadi. Setelah jalani operasi kedua kondisi sadar tadi masih lemah dan masih dalam keadaan terinkubasi. Masih pakai ventilator," ujar Bima, Kamis (28/7).

kumparan post embed

Ia menegaskan, pihaknya juga terus bekerja keras untuk memulihkan kondisi Rina usai ditembak oleh 4 pembunuh bayaran yang disewa suaminya.

"Kita mencoba sedemikian rupa dengan tim dokter Kariadi untuk semaksimal mungkin memulihkan pasien tersebut," jelas dia.

Jenazah Kopda Muslimin saat ditemukan tewas di rumah orangtuanya di Kabupaten Kendal, Kamis (28/7/2022). Foto: Dok. Istimewa

Kopda Muslimin sebelumnya memerintahkan 4 pembunuh bayaran untuk membunuh istrinya demi wanita lain.

Rina terkena dua luka tembak di bagian perut sebelah kiri. Bahkan, satu proyektil peluru sempat bersarang di perut korban.

Setelah buron selama beberapa hari, Kopda Muslimin akhirnya ditemukan tewas di rumah orang tuanya. Ia diduga menenggak racun, Kamis (28/7) pagi.