Isu Reshuffle Mencuat, Ini Kata Mensesneg

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mensesneg, Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mensesneg, Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Isu reshuffle di Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo kembali mencuat. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, pun angkat bicara soal ini.

Dia bilang, masalah pergantian posisi menteri merupakan hak prerogatif presiden.

"Kalau berkenaan dengan masalah kabinet atau istilahnya yang kemudian ramai ini kan reshuffle gitu. Bahwa yang perlu dipahami masalah kabinet ini kan hak prerogatif dari Bapak Presiden," ujar Prasetyo di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1).

Prasetyo menambahkan, Prabowo juga selalu melakukan evaluasi terhadap para pembantunya. Ini dilakukan untuk memastikan kinerja para menteri dalam melaksanakan tugasnya bisa berjalan dengan baik.

Dari evaluasi itu, menurut Prasetyo, presiden akan menentukan upaya-upaya perbaikan yang perlu dilakukan.

"Nah bilamana kemudian Bapak Presiden misalnya merasa perlu melakukan perbaikan atau perlu melakukan pergantian, ya itu sepenuhnya beliau yang tahu. Karena beliaulah yang sehari-hari memonitor seluruh kinerja dari para pembantunya di kabinet," jelas dia.

Prasetyo mengungkapkan, Prabowo juga belum menemukan adanya kinerja menteri atau wakil menteri yang kinerjanya belum memuaskan.

"Sejauh ini, sejauh ini belum. Makanya kalau ada isu ya namanya isu atau gosip ya," ucap dia.