Italia Isolasi 14 Provinsi Akibat Virus Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte. Foto: Getty Images

Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, mengumumkan akan menutup akses wilayah Lombardy dan 14 provinsi akibat wabah virus corona. Penutupan akses tersebut berlaku hingga 3 April 2020.

"Kami menghadapi keadaan darurat, darurat nasional," ucap Conte sebagaimana dikutip New York Times, Minggu (8/3).

Klub malam, pusat kebugaran, kolam renang, dan museum ditutup. Sementara itu, restoran dan kafe dapat dibuka tetapi pelanggan harus duduk setidaknya dalam jarak satu meter.

Pemerintah mengimbau warga Italia untuk tinggal di rumah. Selain itu, otoritas setempat juga mengeluarkan aturan tiga bulan penjara bagi yang melanggar karantina.

Lombardy merupakan wilayah paling padat di Italia yang dihuni 10 juta penduduk. Selain itu, area ini merupakan pusat keuangan dan perekonomian.

Meski dinilai mengorbankan ekonomi Italia, pemerintah mengatakan langkah penutupan akses ke 14 provinsi tersebut merupakan solusi jangka panjang untuk menghindari kerugian akibat virus corona.

Conte mengatakan provinsi yang terkena dampak adalah Modena, Parma, Piacenza, Reggio Emilia, Rimini, Pesaro dan Urbino, Alessandria, Asti, Novara, Verbano Cusio Ossola, Vercelli, Padua, Treviso, dan Venesia.

Hingga kini sekitar 16 juta orang dikarantina di Italia. Otoritas setempat melaporkan lebih dari 50 orang meninggal dalam 24 jam akibat virus corona di Italia. Pada Sabtu (7/3), kematian akibat virus ini melonjak dari 1.200 menjadi 5.883.