Jabat di DPRD, Hanum Rais Dapat Wejangan Amien soal Tol Surga-Neraka

kumparanNEWSverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hanum Rais. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Hanum Rais. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/Kumparan

Hanum Rais, putri Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, mengaku mendapat wejangan dari ayahnya sebelum ia dilantik menjadi anggota DPRD DIY terpilih. Hanum mengatakan, jabatan sebagai anggota dewan merupakan amanah yang besar.

“Tadi saya sebelum ke sini sungkeman juga dengan Pak Amien dan Bu Amien selaku orang tua saya. Juga memberi wejangan bahwasanya ini sebuah jabatan yang bisa menjadi jalan tol kalian ke surga, tapi juga bisa jadi jalan tol kalian ke neraka,” ujar Hanum di Gedung DPRD DIY, Senin (2/9).

“Ini benar-benar tadi sangat khidmat (sungkemannya) dan Pak Amien mengingatkan karena saya perempuan, apa-apa harus konsultasi pada suami,” sambungnya.

Hanum Rais bersama sang suami. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/Kumparan

Wejangan itu diingat Hanum ketika membacakan sumpah jabatan dalam Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD DIY masa jabatan 2019-2024. Hanum meminta masyarakat memantau kinerjanya.

“Ada yang menanyakan 'andai kata ada yang mencerca bagaimana, menghina, memfitnah bahkan mungkin memuji. Tapi Pak Amien mengatakan ‘Hanum, kamu menapak sebuah lembaran baru dalam kehidupan, di mana tanggung jawabnya lebih besar dari seorang penulis atau buat film,” ujar Hanum mengingat wejangan ayahnya.

“Saya mohon awak media pun nanti juga harus selalu memonitor, mengawasi saya sebagai anggota dewan nantinya dalam menjalankan tugas-tugas saya, dan saya harapkan masyarakat juga terus mendukung, dan juga mengkritisi karena bisa saja yang namanya manusia di tengah perjalanan mungkin lupa,” katanya.

kumparan post embed

Tak hanya Hanum, putra bungsu Amien, Ahmad Baihaqy Rais, juga terpilih dan turut dilantik. Hanum menegaskan, kehadiran dia dan adiknya di DPRD DIY bukan untuk mewakili satu orang, apalagi satu keluarga. Ia memastikan, mereka berdua terpilih melalui mekanisme partai.

“Saya sebagai anak muda dan baru harus belajar dari mereka (senior). Dan tentunya ini mudah-mudahan menjadi anggota dewan yang istimewa,” ujarnya.

“Nanti kita lihat kapabilitas dan kompetensi kami,” tegas Hanum.

Saat ditanya akan jabatannya di DPRD DIY, Hanum mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada partai. Termasuk isu ia akan masuk Komisi D.

“Nanti saya siap ditempatkan di komisi manapun oleh partai. Saya siap di manapun. Ada harapan, tapi nanti sudah ngomong begini tapi nanti ditempatkan di tempat lain. Mau komisi D, A, B, C, nanti biarkan partai (yang menentukan),” kata Hanum.

Hanum Salsabiela Rais dan Amien Rais. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Berjanji tetap berkarya di bidang seni

Meski menyandang jabatan baru, Hanum mengaku tidak akan berhenti menelurkan karya di bidang film dan penulisan. Dia ingin meluncurkan website yang memuat karya-karya anak muda. Di situ, kata Hanum, masyarakat juga bisa memantau kinerjanya sebagai anggota dewan.

“Ya, untuk sementara saya begini, jadi seorang politikus, saya juga harus tetap berkarya. Jadi yang membuat hidup seorang politikus mewarnai kehidupannya adalah karyanya, jadi saya tidak boleh berhenti dalam berkarya,” papar Hanum.

Insyaallah nanti saya juga ingin meluncurkan website www.hanumrais.org, ya. Itu nanti silakan bisa buka, itu akan menjadi salah satu aktivitas saya sehari-hari dan masyarakat bisa langsung melihat langsung, mengawasi, nanti saya luncurkan dan terus berkarya di situ. Berisi kegiatan di dewan, masyarakat, karya-karya saya dan, anak muda,” pungkasnya.

Hanum Salsabiela Rais dan Amien Rais. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sebagai informasi, Hanum Rais maju di Dapil DIY 6, yaitu Kabupaten Sleman. Hanum meraup perolehan suara tertinggi dengan 23.567 suara. Dia jauh mengungguli nama-nama beken di Dapil 6 seperti calon dari PDI Perjuangan, Rita Nur Mastuti, yang memperoleh suara terbanyak kedua yaitu 21.921 suara.

Sementara Baihaqy lolos di Dapil DIY 4, yaitu Kabupaten Kulon Progo. Di dapil tersebut, Baihaqy memperoleh 12.505 suara.

Berbeda dengan saudara perempuannya, Baihaqy tidak menjadi calon dengan perolehan terbanyak. Perolehan suara Baihaqy masih di bawah dua calon legislatif dari PDI Perjuangan yaitu Novida Kartika dengan 22.690 dan Sudarto dengan 17.476.