Jack Lapian: Rocky Gerung Juga Hina Presiden soal Motor Chopper

Pernyataan Rocky Gerung di acara televisi Indonesia Lawyers Club (ILC) mengundang kontroversi. Dalam acara tersebut ia mengucapkan bahwa kitab suci fiksi.
Salah satu pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Pilkada 2017, Jack Boyd Lapian melaporkan Rocky atas tuduhan menistakan agama.
Selain itu, dalam acara tersebut Rocky juga menyinggung terkait berat badan Presiden Joko Widodo saat naik motor Chopper. Menurut Jack pernyataan itu sama saja dengan menghina presiden.
“Banyak ya (yang menghina). Salah satunya soal berat badan harus 90 kilo. Sedangkan kita cek secara data pembalap ada tuh yang di bawah 90 kilo ada,” ujar Jack di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (16/4).
Jack mengatakan, apa yang disampaikan oleh Rocky telah keluar dari konteks topik acara tersebut yaitu 'Jokowi Prabowo Berpantun'. Oleh karena itu ia juga meminta agar Karni Ilyas yang menjadi host agar selanjutnya bisa fokus kepada tema diskusi.
“Jadi menurut saya janganlah apalagi di situkan konteksnya kan temanya Jokowi Prabowo berpantun ya. Jadi ini udah keluar lari dari jalur juga,” tuturnya.
Sebelumnya, Rocky dilaporkan atas dugaan penistaan agama di Bareskrim Polri. Selain itu Rocky juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas pelanggaran UU ITE.
Pernyataan Rocky yang dianggap menghina Presiden Jokowi yaitu:
Orang yang naik Chopper itu minimal berat badannya 90, karena itu penting untuk keseimbangan. Motor 600 cc seperti saya pasti tak bisa tunggangin motor 600 cc tuh. Jadi saya, jangan-jangan Chopper pak Jokowi mesinnya Honda bebek jangan-jangan.
