Jadi Kendaraan Operasional, 2 Mobil Esemka Mengaspal di Semarang

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mobil Esemka Foto: Indra Fauzi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mobil Esemka Foto: Indra Fauzi/kumparan

Mobil Esemka Bima 1.3 mengaspal di Kota Semarang. Mobil tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kota Semarang sebagai sarana prasarana dari Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang.

Pemkot Semarang membeli dua mobil Esemka Bima 1.3 yang sudah dimodifikasi. Mobil itu ditambah power steering serta penutup di bagian bak terbukanya.

"Ini untuk menambahkan minat tentang hebatnya kualitas karya anak bangsa," ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau akrab disapa Hendi di Semarang, Jumat (31/1).

Tak hanya itu, Hendi menjelaskan, mobil bermesin 1.300 cc itu juga dimodifikasi mendukung bahan bakar gas (BBG).

"Ini sudah pasang converter gas, bisa dikombinasi dengan Pertalite," katanya.

Politisi PDIP yang sempat menjajal mobil Esemka itu menyebut, banyak peluang untuk pemanfaatan mobil buatan anak bangsa itu. Bahkan, kata Hendi, ada kemungkinan nantinya penggunaan unit tersebut bisa bertambah pada anggaran perubahan.

"Di perubahan bisa 2 lagi. Ini mesin oke, tarikan oke, handling oke, kenyamanan juga oke," jelas Hendi.

Kepala BLU Trans Semarang, Hendrix Setyawan, menambahkan dua unit mobil itu nantinya dipakai operasional pegawai pembersih halte Trans Semarang.

"Ini untuk sarpras, untuk bersihkan halte yang kotor, nanti keliling," kata Hendrix.

Hendrix menjelaskan, dari hasil uji coba sebelum resmi digunakan, unit pabrikan Esemka itu sudah selayaknya mobil pada umumnya.

"Ini 1 unit (harganya) Rp 120 juta," katanya.