Jakarta Belum Aman! Masih 269 RT Masuk Zona Merah

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga berkendara di zona merah COVID-19 RT 006 RW 01, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (21/6/2021). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Warga berkendara di zona merah COVID-19 RT 006 RW 01, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (21/6/2021). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto

Jakarta masih terus berupaya menekan penularan corona. Setidaknya selama PPKM darurat, jumlah RT yang masuk zona merah mulai berkurang. Walau ini belum bisa dikatakan aman.

Pada periode terbaru, 12-18 Juli 2021, masih ada 269 RT yang masuk zona merah. Angka ini memang lebih sedikit dari pekan sebelumnya yang mencapai 293 RT. Artinya, baru ada penurunan 24 RT yang berhasil keluar dari zona merah.

kumparan post embed

Berdasarkan situs corona.jakarta.go.id, Selasa (13/7), total ada 15.204 RT yang masuk dalam pengawasan Pemprov DKI Jakarta. RT ini masuk dalam kategori zona merah, zona oranye, dan zona kuning.

Dari jumlah itu, RT yang paling banyak zona merah berada di Jakarta Barat sebanyak 81 RT. Sedangkan terendah di Kepulauan Seribu dengan 4 RT.

RT zona merah di Jakarta. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Sebelumnya, Zona merah terbanyak ada di Jakarta Pusat yang mencapai 141 RT.

Berikut data lengkap zona merah tingkat RT di Jakarta hingga Selasa (13/7):

Jakarta Pusat: 26 dari 1.904 RT ,

Jakarta Timur: 57 dari 3.816 RT ,

Jakarta Barat: 81 dari 3.851 RT

Jakarta Selatan: 38 dari 2.825 RT

Jakarta Utara: 63 dari 2.749 RT

Kepulauan Seribu: 4 dari 59 RT