Jakarta Diguyur Hujan Deras, Pagi Ini 20 RT Banjir 40-120 Cm

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kendaraan memenuhi ruas jalan di kawasan Kuningan, Jakarta pada Selasa (4/10/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kendaraan memenuhi ruas jalan di kawasan Kuningan, Jakarta pada Selasa (4/10/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Jakarta diguyur hujan deras pada Rabu (26/10) dini hari. Akibatnya, sejumlah RT mengalami banjir.

BPBD DKI Jakarta melaporkan, hingga pukul 06.00 WIB, tercatat ada 20 RT terendam banjir.

"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 12 RT, saat ini menjadi 20 RT atau 0,066 % dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta," kata Kepala BPBD DKI Isnawa Adji.

Warga membersihkan lumpur saat banjir menggenangi permukiman di Taman Harapan, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (12/10/2022). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto

Berikut sebaran 20 RT yang terendam banjir:

Jakarta Selatan

  • Kelurahan Rawajati

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 45 cm

Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

Jakarta Timur

  • Kelurahan Cililitan

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 80 cm

Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Item

  • Kelurahan Cawang

Jumlah: 7 RT

Ketinggian: 40 sampai 120 cm

Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

  • Kelurahan Kampung Melayu

Jumlah: 6 RT

Ketinggian: 50 sampai 80 cm

Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

  • Bidara Cina

Jumlah: 5 RT

Ketinggian: 50 cm

Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Aji tinjau banjir di Jakarta. Foto: BPBD DKI Jakarta
Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Aji tinjau banjir di Jakarta. Foto: BPBD DKI Jakarta

Selain itu, BPBD mengatakan akibat hujan deras, status siaga Bendung Katulampa, Pos Depok dan Pintu Air Manggarai naik menjadi siaga 3 atau waspada.

Meski begitu, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," tutup Isnawa.