Jakarta Tak Masuk Zona Merah, Tapi Masih Ada 4.609 RT Rawan Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga menyemprotkan cairan disinfektan di Kampung Tangguh Jaya RW 9, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (30/1/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Warga menyemprotkan cairan disinfektan di Kampung Tangguh Jaya RW 9, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (30/1/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Jakarta perlahan mulai bisa mengendalikan penyebaran corona. Kasus harian di Jakarta juga tidak banyak. Kasus aktif kini hanya 8 ribu orang.

Satgas COVID-19 Nasional menyebutkan Jakarta kini sudah bebas dari zona merah. Kini semua wilayah di Jakarta masuk zona oranye.

Pengendalian pandemi corona yang dilakukan di RW 15 Cengkareng Barat, Jakarta Barat. Foto: Youtube/Pemprov DKI Jakarta

Meski begitu, warga jangan sampai terlena dengan kondisi ini. Sebab, masih ada sejumlah RT dan RW yang masuk dalam zona rawan corona.

RT Rawan Corona di Jakarta. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Pemprov DKI Jakarta menentukan RT dan RW zona rawan ini berdasarkan angka laju penularan corona di wilayah itu. Dikutip dari situs corona.jakarta.go.id, Rabu (3/3), Total ada 4.609 RT di Jakarta yang masih masuk dalam zona rawan.

Data RT rawan ini sudah diperbaharui pada 25 Februari 2021. Jumlah ini berbeda jauh dengan jumlah RT di Jakarta, yakni 30.417 RT.

RW rawan corona di Jakarta. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Penentuan RT rawan ini juga berkaitan dengan kebijakan PSBB ketat Jakarta dan PPKM Mikro Jawa-Bali yang dicanangkan pemerintah.

Di sisi lain, masih ada 82 RW dari total 2.731 RW di Jakarta yang masuk dalam zona rawan.

Untuk 82 RW rawan merupakan periode pada 26 Februari-11 Maret 2021.