Jaksa Agung Ingatkan Kejari-Kejati: Pemimpin Korup, di Bawah Rampok
·waktu baca 2 menit

Jaksa Agung ST Burhanuddin memberi ultimatum kepada jajaran jaksa hingga ke tingkat Kejari. Mereka harus bekerja lebih baik tak sekadar menindak.
Segala perbaikan juga harus dijalankan. Para pimpinan satuan kerja juga harus jadi teladan bagi anak buah.
"Seorang pimpinan di daerah atau di mana pun, seorang pimpinan unit kerja, kalau pimpinannya bersih, yakinlah anak buah kalian akan takut melakukan perbuatan tercela. Tapi kalau pimpinan unit kerjanya korup, di bawah adalah rampok. Ingat itu," kata Burhanuddin dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/11).
Burhanuddin mengatakan, korupsi semakin meluas. Bahkan, saat ini sudah ke tingkat kepala desa.
Namun, para jaksa harus berhati-hati dalam menindak kepala desa karena mereka pada dasarnya tak tahu banyak bagaimana cara mengelola uang.
Burhanuddin juga mengingatkan para jaksa untuk tidak sekadar menangkap para pelaku. Setelah itu, lakukan evaluasi bahkan atas sistem yang ada saat ini.
"Kajari-Kajati sanggup? Lakukan itu. Dan apabila kalian tidak memperhatikan apa yang saya sampaikan, kalian justru yang saya akan tindak," ujar dia disambut riuh tepuk tangan.
Burhanuddin meminta para jaksa tidak ragu untuk masuk dan mengungkap korupsi ke wilayah yang punya catatan merah. Tapi, semua harus dilakukan sesuai aturan dan prosedur yang benar.
"Saya yakin semua juga tidak ingin negara kita disebut adalah negara yang paling korup. Saya yakin kita masih punya harga diri. Dari mana kita mulai pemberantasan korupsi? Pemberantasan korupsi kita mulai dari kita diri sendiri," ucap dia.
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah ini akan dihadiri oleh Presiden Prabowo. Para menteri Kabinet Merah Putih hingga Forkopimda se-Indonesia berkumpul untuk mendengarkan langsung arahan dari Prabowo.
