News
·
28 Juli 2021 18:26
·
waktu baca 3 menit

Jaksa Yakin Juliari Batubara Terima Rp 32 Miliar, Dipakai untuk Apa Saja?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jaksa Yakin Juliari Batubara Terima Rp 32 Miliar, Dipakai untuk Apa Saja? (10306)
searchPerbesar
OTT KPK kasus dugaan suap proyek bansos di Kemensos. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara diyakini menerima uang puluhan miliaran dari sejumlah vendor bansos. Uang itu diduga sebagai imbalan atas pengaturan penyedia bansos sembako untuk warga terdampak corona.
ADVERTISEMENT
Juliari Batubara dituntut 11 tahun penjara serta denda Rp 500 juta atas perbuatannya tersebut.
Jaksa pada KPK mengungkap bahwa Juliari Batubara melalui anak buahnya menerima suap yang jumlahnya sekitar Rp 32 miliar. Ada beberapa pihak yang disebut sebagai pemberi suap.
Yakni sebesar Rp 1,280 miliar dari Harry van Sidabukke, sebesar Rp 1,950 miliar dari Ardian Iskandar Maddanatja, serta sebesar Rp 29, 252 miliar dari sejumlah vendor bansos lainnya.
Jaksa Yakin Juliari Batubara Terima Rp 32 Miliar, Dipakai untuk Apa Saja? (10307)
searchPerbesar
OTT KPK kasus dugaan suap proyek bansos di Kemensos. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Pemberian uang itu terkait penunjukan sejumlah vendor penyedia bansos sembako, yakni PT Pertani (Persero), PT Mandala Hamonangan Sude, PT Tigapilar Agro Utama, serta beberapa penyedia barang lainnya.
"Bahwa jumlah keseluruhan uang fee yang telah diterima oleh Terdakwa melalui saksi Matheus Joko Santoso dan saksi Adi Wahyono yang berasal dari Harry van Sidabukke, Ardian Iskandar Maddanatja, serta para penyedia pengadaan bansos sembako COVID-19 Kementerian Sosial tahun 2020 adalah berjumlah Rp 32.482.000.000," ujar jaksa membacakan isi surat tuntutan Juliari Batubara di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (28/7).
Jaksa Yakin Juliari Batubara Terima Rp 32 Miliar, Dipakai untuk Apa Saja? (10308)
searchPerbesar
Mensos Juliari P Batubara. Foto: Kemensos RI
Meski suap diterima melalui dua anak buahnya yakni Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso, tapi jaksa meyakini hal itu berdasarkan perintah dari Juliari Batubara.
ADVERTISEMENT
"Diawali perintah terdakwa kepada Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso untuk mengumpulkan uang sebesar Rp 10 ribu per paket dari penyedia bansos guna kepentingan Terdakwa," kata jaksa.
Lantas, dipakai untuk apa saja uang Rp 32 miliar tersebut?
Jaksa Yakin Juliari Batubara Terima Rp 32 Miliar, Dipakai untuk Apa Saja? (10309)
searchPerbesar
OTT KPK kasus dugaan suap proyek bansos di Kemensos. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Jaksa meyakini bahwa dari total uang tersebut, sebanyak Rp 9,7 miliar di antaranya sudah diberikan kepada Juliari Batubara. Uang diserahkan secara bertahap oleh Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso melalui Eko Budi Santoso (ajudan Juliari), Kukuh Ary Wibowo (Tim Teknis Juliari), dan Selvy Nurbaity (sekretaris pribadi Juliari).
Selain itu, Juliari Batubara juga disebut pernah memerintahkan Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso untuk menggunakan uang fee bansos sebesar Rp 5 miliar untuk beberapa hal, yakni:
ADVERTISEMENT
  1. Pada sekitar bulan Juli 2020, Juliari Batubara memerintahkan Adi Wahyono menyerahkan uang sebesar Rp 3 miliar kepada Hotma Sitompul dan M. Ihsan sebagai honor Tim pengacara yang ditugaskan menangani kasus kekerasan anak di Kemensos. Selanjutnya pada sekitar bulan Agustus-September 2020, Adi Wahyono meminta Go Erwin untuk menyerahkan uang Rp 3 miliar tersebut kepada Hotma Sitompul melalui M. Ihsan dalam 2 kali penyerahan.
  2. Pada sekira bulan November 2020, bertempat di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Adi Wahyono menyerahkan uang Rp 2 miliar dalam mata uang dolar Singapura kepada Juliari Batubara melalui Eko Budi Santoso untuk dibawa Semarang guna kegiatan di daerah pemilihan di Kabupaten Kendal dan Kabupaten/kota Semarang. Hal ini di sela perjalanan dinas Juliari Batubara ke Semarang dan Kendal. Selanjutnya bertempat di Hotel Grand Candi Semarang, uang SGD 48 ribu dari Adi Wahyono tersebut diberikan Juliari Batubara melalui Kukuh Ary Wibowo kepada Akhmat Suyuti (Ketua DPC PDIP Kabupaten Kendal).
ADVERTISEMENT
"Sehingga jumlah keseluruhan uang dari penyedia bansos sembako yang telah diserahkan kepada Terdakwa dan digunakan untuk kepentingan Terdakwa selama periode 1 Bansos sembako adalah sebesar Rp 14.700.000.000," kata jaksa.
Jaksa Yakin Juliari Batubara Terima Rp 32 Miliar, Dipakai untuk Apa Saja? (10310)
searchPerbesar
Tersangka Pejabat Pembuat Komitmen di Kementerian Sosial Adi Wahyono tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (17/3/2021). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Selain itu, Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso juga menggunakan uang fee tersebut untuk kegiatan operasional Juliari Batubara selaku Menteri Sosial dan kegiatan operasional lainnya di Kementerian Sosial, yakni:
  • Pembayaran pesawat (private jet) Juliari Batubara dan rombongan Kementerian Sosial dalam kunjungan kerja ke Denpasar Bali sebesar Rp 270 juta;
  • Pembayaran sewa pesawat (private jet) Juliari Batubara dan rombongan Kementerian Sosial dalam kunjungan kerja ke Semarang sebesar Rp 300 juta atau setara dengan USD 18 ribu;
  • Pembayaran sewa pesawat (private jet) untuk kegiatan kunjungan kerja Juliari Batubara selaku Menteri Sosial dan rombongan Kementerian Sosial ke Lampung sebesar Rp 270 juta;
  • Pembayaran kepada EO untuk honor artis Cita Citata dalam acara Makan Malam dan Silaturahmi Kementerian Sosial di Ayana Komodo Resort Labuan Bajo tanggal 27 November 2020 sebesar Rp 150 juta;
Jaksa Yakin Juliari Batubara Terima Rp 32 Miliar, Dipakai untuk Apa Saja? (10311)
searchPerbesar
Pedangdut Cita Rahayu alias Cita Citata menyapa wartawan sebelum diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/3). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
  • Pembelian handphone untuk pejabat Kementerian Sosial senilai Rp 140 juta;
  • Pembayaran biaya swab test di Kementerian Sosial sebesar Rp 30 juta;
  • Pembayaran sapi kurban sebesar Rp 100 juta;
  • Pembayaran makan minum dan akomodasi tim bansos, tim relawan, dan tim pantau sebesar Rp 200 juta;
  • Pembayaran makan dan minum pimpinan sebesar Rp 130 juta;
  • Pembelian 2 unit sepeda merek Brompton seharga Rp 120 juta. Masing-masing untuk Hartono Laras (Sekjen Kemensos) dan Pepen Nazaruddin (Dirjen Kemensos);
Jaksa Yakin Juliari Batubara Terima Rp 32 Miliar, Dipakai untuk Apa Saja? (10312)
searchPerbesar
Petugas membawa sepeda merek Brompton yang diserahkan perantara anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP Ihsan Yunus, Agustri Yogasmara di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/2). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
  • Pembelian masker senilai Rp 241,6 juta yang digunakan di Dapil Juliari Batubara yaitu, Dapil Jawa Tengah I (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal);
  • Kegiatan operasional direktorat PSKBS sebesar Rp 100 juta dan pengeluaran-pengeluaran lainnya yang digunakan untuk kegiatan operasional di Kementerian Sosial.
ADVERTISEMENT

Sita Uang Tunai Rp 14 Miliar

Jaksa Yakin Juliari Batubara Terima Rp 32 Miliar, Dipakai untuk Apa Saja? (10313)
searchPerbesar
Pejabat Pembuat Komitmen di Kementerian Sosial Matheus Joko Santoso berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Dalam perkara ini, KPK juga menyita uang yang nilainya hingga belasan miliar rupiah. Uang tunai dalam bentuk rupiah dan dolar AS itu disita dari Matheus Joko Santoso.
Nilai totalnya ialah setara Rp 14.567.925.635. Uang ini bagian dari fee yang dikumpulkan dari para vendor bansos.
"Bagian uang fee yang dikumpulkan dari para penyedia bansos sembako sebagaimana perintah Terdakwa kepada Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso," kata jaksa.

Uang Pengganti Juliari Batubara

Jaksa Yakin Juliari Batubara Terima Rp 32 Miliar, Dipakai untuk Apa Saja? (10314)
searchPerbesar
Terdakwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara mengikuti sidang lanjutan kasus korupsi Bantuan Sosial (Bansos) COVID-19 di Pengadilan Tipikor, Jakarta Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Jaksa meyakini bahwa total uang diterima Juliari Batubara ialah sebesar Rp 15.106.250.000. Baik yang diterima Juliari Batubara melalui sejumlah pihak maupun yang digunakan untuk kepentingan dirinya.
Berdasarkan hal itu, jaksa menilai Juliari Batubara harus mengembalikan uang itu ke negara. Yakni melalui pidana tambahan pembayaran uang pengganti.
ADVERTISEMENT
"Sehingga sudah sepatutnya Terdakwa dibebankan kewajiban untuk mengembalikan uang yang diterimanya tersebut, karena merupakan penerimaan uang yang tidak sah dan melawan hukum," kata jaksa.
Kendati demikian, total yang dinilai harus dikembalikan Juliari Batubara harus dikurangi Rp 508.800.000. Sebab, uang itu sudah disetorkan Akhmat Suyuti ke KPK.
"Sehingga jumlah besarnya uang pengganti yang dibebankan kepada Terdakwa adalah sebesar Rp 14.597.450.000," kata jaksa.
Sidang Juliari Batubara masih belum selesai. Sidang selanjutnya beragendakan pembelaan dari politikus PDIP itu. Setelahnya, baru hakim akan membacakan vonis.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020