Jalan Denpasar-Gilimanuk Amblas 8 Meter, Sinkhole Menganga

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jalan Denpasar-Gilimanuk yang tepat berada di Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali amblas sedalam 8 meter saat hujan deras pada Senin (7/5). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Jalan Denpasar-Gilimanuk yang tepat berada di Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali amblas sedalam 8 meter saat hujan deras pada Senin (7/5). Foto: Dok. Istimewa

Jalan Denpasar-Gilimanuk yang tepat berada di Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali, amblas sedalam 8 meter saat hujan deras pada Senin (7/5). Amblasnya jalan membuat sinkhole atau lubang yang besar.

Pemerintah setempat menutup akses jalan amblas itu untuk perbaikan sehingga perjalanan wisatawan Jawa-Bali terganggu. Ini karena jalan ini merupakan salah satu rute tercepat penghubung dari area Kota Denpasar ke Pelabuhan Gilimanuk dan sebaliknya.

"Hal ini berdampak pada wisatawan domestik karena wisatawan dari Jawa lalu lintasnya melalui (Pelabuhan) Ketapang-Gilimanuk," kata Gubernur Bali Wayan Koster di Kantor Gubernur Bali, Rabu (9/7).

Terpisah, Koordinator Bidang Komunikasi Tim Percepatan Pembangunan Bali 2025-2030, I Gusti Putu Eka Mulyawan Wira Senapati, menjelaskan jalan amblas karena umur aspal yang sudah tua dan runtuhnya saluran irigasi yang melintasi bawah badan jalan.

"Saluran tersebut mengalirkan air dari sisi timur Pasar Bajera (arah utara) ke selatan. Runtuhnya struktur ini menyebabkan longsor sedalam sekitar 8 meter dengan tinggi muka air mencapai 1,8 meter,” katanya.

Satker PJN Wilayah I Bali saat ini sedang mengusulkan anggaran penanganan darurat ke Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali untuk perbaikan jalan. Satker saat ini melakukan perbaikan dengan mengganti saluran air menggunakan box culvert atau gorong-gorong kotak.

Memperbaiki kerusakan dan memulihkan fungsionalitas serta kekuatan perkerasan jalan. Perbaikan dan penutupan jalan akan berlangsung selama 30 hari.

Arus lalu lintas terpaksa dialihkan Kendaraan dari arah Gilimanuk diarahkan ke utara dan keluar di timur Pasar Bajera. Sementara itu, kendaraan dari arah Denpasar diarahkan ke kiri sebelum Indomaret dan keluar di barat Terminal Bajera.

“Langkah-langkah awal di lapangan juga sudah dilakukan, termasuk pemasangan rambu lalu lintas, pagar pengaman, penyiapan steel sheet pile, mobilisasi alat berat seperti excavator dan crane, serta penutupan aliran irigasi sementara. Culvert box 2x2 meter juga sudah disiapkan,” katanya.