Jalan Nasional Tapan-Batas Jambi Putus Akibat Longsor, 4 Titik Sudah Dibersihkan

Jalan Nasional Tapan–Batas Jambi, Nagari Jangki Ayam, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terdampak longsor. Ada 8 titik di ruas jalan itu yang tertutup tanah.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) langsung melakukan penanganan. Saat ini, sudah ada empat titik di ruas jalan tersebut yang telah dibersihkan dari material longsor.
Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan penanganan cepat diperlukan mengingat peran strategis jalan dan jembatan dalam mendukung aktivitas masyarakat serta distribusi logistik.
“Kami bekerja tanpa jeda untuk memastikan keterisolasian wilayah bisa ditangani secepat mungkin. Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas kami,” kata Dody, Senin (12/10).
Dalam upaya mempercepat penanganan, BPJN Sumbar mengerahkan dua unit ekskavator dan dua unit wheel loader untuk membersihkan material longsoran yang menutupi badan jalan serta mendukung penanganan pada titik-titik terdampak.
Tim BPJN Sumbar juga memasang rambu-rambu peringatan dan police line untuk mengantisipasi risiko keselamatan bagi pengguna jalan.
Satgas BPJN Sumatera Barat bersama pihak terkait masih melanjutkan pembersihan material longsor dan penanganan badan jalan yang amblas. Proses pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan, curah hujan, stabilitas lereng, serta keselamatan petugas.
Tingginya curah hujan di sekitar lokasi menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan penanganan darurat. Kondisi tersebut meningkatkan risiko pergerakan tanah susulan sehingga setiap tahapan pekerjaan perlu dilakukan dengan cermat.
Saat ini, ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi masih belum dapat dilalui kendaraan karena proses pembersihan dan penanganan di sejumlah titik belum selesai.
Pengguna jalan diimbau menunda perjalanan melalui ruas tersebut hingga akses dinyatakan aman dan dibuka kembali.
