Jalan Raya Gubeng Diuji Coba, Lalu Lintas Terpantau Padat

Jalan Raya Gubeng yang amblas sudah bisa dilalui sejak Kamis (26/12) sore pukul 18.00 WIB. Sejak dibuka, lalu lintas di jalan nasional itu terpantau padat hingga Jumat (28/12) siang. Kepadatan disebabkan sejumlah petugas yang masih bekerja melakukan perbaikan sebagian badan jalan.
Berdasarkan pantauan kumparan, Jalan Raya Gubeng sudah diaspal dan terlihat mulus. Di sana juga sudah dipasang marka jalan. Meski begitu kendaraan berat belum diizinkan melintasi jalan ini.
Ketua Tim Pemulihan Jalan Gubeng, Surabaya, Komisaris Besar Rudi Setiawan mengungkapkan, ada 2 dari empat lajur yang sudah bisa dilalui kendaraan bermotor. Sementara itu 2 lajur lain masih belum dibuka.
"Jadi, jarak aman antara basement (RS Siloam) yang longsor dan jalur yang aktif 10 meter atau sama dengan tiga lajur," ujar Rudi dihubungi kumparan, Jumat (28/12).

Rudi mengatakan, pihaknya telah menurunkan sejumlah tim untuk membantu petugas dari Pemkot Surabaya untuk bersiaga di lokasi dan mengatur arus lalu lintas. Polisi juga menyiagakan posko di persimpangan Jalan Gubeng.
Petugas di lokasi diharapkan mampu mengurai kemacetan di jalan yang sedang diuji coba. "Kami harap mobil tidak memperlambat jalan. Maka petugas kami akan menghalau," imbuhnya.
Sementara itu, sejumlah kendaraan proyek masih berada di sisi jalan. Beberapa di antaranya masih bekerja menyelesaikan pengaspalan dan memasang sheet pile (besi pengaman) di tepi jalan yang beberapa waktu lalu amblas.
