Jalur Darat Terputus, Polri Kirim 2,5 Ton Bantuan ke NTT Lewat Jalur Udara

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan keterangan di Mako Poludara Korpolairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu (16/8/2026). Foto: Ratu Shafa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan keterangan di Mako Poludara Korpolairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu (16/8/2026). Foto: Ratu Shafa/kumparan

Polri mengirimkan 2,5 ton bantuan logistik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui jalur udara menyusul terputusnya akses darat di sejumlah wilayah akibat bencana.

Karopenmas Divhumas Polri Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, bantuan dikirim menggunakan pesawat Polri dari Pondok Cabe, Tangerang Selatan, menuju Labuan Bajo, beserta sejumlah personel.

"Pagi ini kita berangkatkan penerbangan menempuh kurang lebih 3 jam menuju titik tujuan di daerah Labuan Bajo. Kecepatan sangat dibutuhkan karena beberapa jalur darat ada yang terputus," ujar Trunoyudo di Mako Poludara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu (16/8).

Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan keterangan di Mako Poludara Korpolairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu (16/8/2026). Foto: Ratu Shafa/kumparan

Untuk menjamin kelancaran penanganan di lapangan, Polri menyiagakan satu unit pesawat Cassa Polri di wilayah NTT yang dipergunakan oleh Kapolda NTT dan jajaran Forkopimda untuk menjangkau daerah-daerah terdampak seperti Labuan Bajo dan Ende.

Selain pesawat Cassa, Polri juga mengerahkan tiga unit helikopter AW-169 guna mendistribusikan logistik langsung ke daerah terisolir yang sulit diakses kendaraan darat.

"Helikopter AW-169 peruntukannya tentu untuk memberikan distribusi-distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak yang memiliki jangkauan terisolir, terbatas, dan untuk kecepatan," jelasnya.

Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan keterangan di Mako Poludara Korpolairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu (16/8/2026). Foto: Ratu Shafa/kumparan

Dengan angkutan udara ini, diharapkan bantuan berupa kebutuhan pokok, tenda peleton, hingga peralatan medis dapat segera menyasar wilayah prioritas seperti Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur.

"Bapak Kapolri juga memerintahkan kelengkapan-kelengkapan lain secara berkelanjutan (sustainable) untuk terus kita kirimkan bantuan serta kekuatan personel dan kelengkapannya ke Polda NTT," pungkas Trunoyudo.