Jamu Khusus Startup Media Online

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Chief of Storyteller kumparan, Yusuf Arifin, memberikan materi Etika Video Jurnalisme dan Storytelling di 1001 Start Up Media Online batch 2 Foto: kumparan/Fanny Kusumawardhani
zoom-in-whitePerbesar
Chief of Storyteller kumparan, Yusuf Arifin, memberikan materi Etika Video Jurnalisme dan Storytelling di 1001 Start Up Media Online batch 2 Foto: kumparan/Fanny Kusumawardhani

ja.mu n obat yang dibuat dari akar-akaran, daun-daunan, dan sebagainya.

Banyak cara agar tubuh tak masuk angin, sehingga kuat menerjang badai. Salah satu caranya minum jamu.

Banyak juga cara agar startup online media tak gugur di tengah jalan, kuat "menerjang" zaman teknologi. Salah satunya adalah program kumparan 1001 Startup Media Online.

"Jamu" itu bernama bantuan operasional yang diberikan kepada seluruh partner kumparan 1001 Startup Media Online yang jumlahnya 36 entitas--tersebar dari Aceh hingga Papua. Memang, perlu modal untuk membangun sistem tampilan, konten, hingga akomodasi dalam mengejar berita.

M. Rizki, Redaktur Kolaborasi kumparan, saat menyampaikan materi operasional di acara onboarding kumparan 1001 Media Online di Hotel Puri Denpasar, Kamis (24/1). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Bulan Februari 2019 ini menjadi penting karena masa-masa mereka telah dimulai. Mereka akan melangkahkan kaki pertama kali untuk menemui sekian banyak tantangan di depan mata.

Kami bukan semata menginginkan traffic kumparan, tetapi kami ingin membuka peluang bagi mereka untuk maju dan mengembangkan media di daerah. Kini dengan total partner media berjumlah 36, kami berharap mereka bisa melangkah bersama kami.

Pemimpin Redaksi kumparan, Arifin Asydhad dan Head of Collaboration kumparan, Dhini Hidayati, foto bersama peserta 1001 Startup Media Online. Foto: Matheus Marsely/kumparan

Jika kami mampu membuat dan mengembangkan kumparan dari awal hingga sekarang menjadi besar, dengan optimis kami juga bisa membuat partner kami bertumbuh.

Mereka sebagai partner media kami, tak perlu memikirkan biaya operasional, tenaga IT profesional, membeli hosting, dan lain sebagainya. Kehadiran kami agar mereka tak terbebani dengan semua itu. Kami selaku inkubator siap memfasilitasi mereka dengan menggunakan platform kumparan.

Cukup memaksimalkan jurnalis yang mereka punya agar dapat menciptakan konten yang memiliki pengaruh besar dan menginspirasi masyarakat di sekitarnya dan juga di seluruh Tanah Air.

Pemimpin Redaksi kumparan Arifin Asydhad potong tumpeng bersama salah satu partner, Syamsuddin Levi dari Papua, sebagai penutup workshop kumparan 1001 Startup Media Online. Foto: Matheus Marsely/kumparan

Kami berharap bantuan yang diberikan kumparan dapat meringankan beban mereka, untuk kemudian dapat lebih fokus dalam menyajikan konten yang berkualitas, sehingga mereka cukup fokus mencari peristiwa menarik di daerah mereka.

Bila mereka dapat melangkah lebih jauh, jelas kami tak akan menghalangi mereka untuk berlari lebih kencang. Meski kami sadar setiap langkah inovasi pasti ada risikonya, kami tetap optimis dengan langkah yang kami lakukan untuk mereka.

Suasana seminar 1001 Start Up Media Online batch 2 pada sesi materi Video Jurnalisme: Etika Video Jurnalisme, Jumat (25/1). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Head of Collaboration kumparan, Dhini Hidayati saat sesi tanya jawab para peserta 1001 Startup Media Online. Foto: Matheus Marsely/kumparan
Pemimpin Redaksi kumparan, Arifin Asydhad berfoto bersama perwakilan peserta dari Surabaya, Jakarta, NTT, Kendari usai menandatangani MoU. Foto: Matheus Marsely/kumparan
Pemateri pertama di hari terakhir 1001 Startup Media, Chief Corporate Strategy kumparan, Andrias Ekoyuono membahas tentang Milestone 1001 media. Foto: Matheus Marsely/kumparan