Jangan Main-main, 8 Ribu Ojol Ikut Awasi Pelanggar Prokes di Jakarta

kumparanNEWSverified-green

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemberian rompi khusus Komunitas Ojol dan wartawan untuk awasi pelanggar prokes. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pemberian rompi khusus Komunitas Ojol dan wartawan untuk awasi pelanggar prokes. Foto: Dok. Istimewa

Polda Metro Jaya melibatkan ribuan orang dari komunitas Ojek Online (Ojol) dan wartawan sebagai pengawas penegakan protokol kesehatan pandemi virus corona.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, para sopir ojol dan wartawan ini diberikan rompi khusus, yang berarti bagian dari tim pengawas protokol kesehatan di lingkungannya.

“Ada 8.000 komunitas ojol secara simbolis memberikan rompi kepada teman-teman media untuk menjadi wartawan yang tangguh yang mematuhi protokol kesehatan serta menjalankan tugas sebagai insan pers dengan sehat dan aman,” kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/12).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat pemberian rompi khusus Komunitas Ojol dan wartawan untuk awasi pelanggar prokes. Foto: Dok. Istimewa

Fadil menyebut, kondisi Jakarta saat ini juga belum aman dari penyebaran virus corona. Oleh sebab itu dengan menggandeng komunitas ojol dan wartawan diharapkan untuk saling mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

Pemberian rompi khusus Komunitas Ojol dan wartawan untuk awasi pelanggar prokes. Foto: Dok. Istimewa

“Pemberian rompi agar wartawan dapat dibedakan dengan kerumunan lain. Media yang tergabung dalam FWP dilakukan testing untuk mengetahui teman-teman dalam kondisi sehat. Ini langkah yang dilakukan Polda Metro Jaya agar teman-teman media sehat,” kata dia.

“Jakarta belum aman dari COVID-19, setiap hari masih ada sekitar 1.500 kasus baru, jumlah kasus aktif terus meningkat, ini bisa dilihat dari data RS rujukan maupun Wisma Atlet,” sambungnya.

***

Saksikan video menarik di bawah ini: