Jangan Panik, Jemaah Tertunda Bukan Berarti Batal Berangkat Ibadah Haji

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jamaah calon haji bersiap untuk melakukan penerbangan perdana dari bandara BIJB Kertajati, Majalengka, Minggu (28/5/2023) malam. Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
zoom-in-whitePerbesar
Jamaah calon haji bersiap untuk melakukan penerbangan perdana dari bandara BIJB Kertajati, Majalengka, Minggu (28/5/2023) malam. Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Gelombang keberangkatan jemaah haji terus berlangsung. Tapi, di tengah keberangkatan ada saja jemaah yang tertunda terbang, misalnya karena sakit atau alasan lainnya.

Bila mengalami masalah ini, jemaah tidak perlu khawatir batal berangkat ke Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Jemaah haji tetap akan diberangkatkan karena statusnya tertunda bukan batal.

"Kami pastikan, jemaah haji yang tertunda bukan berarti batal berangkat. Mereka akan kita terbangkan ke Tanah Suci setelah semua kondisi yang jadi prasyarat pemberangkatan telah terpenuhi," kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri (Diryan DN) Saiful Mujab, dikutip Sabtu (3/6).

Jemaah calon haji menaiki pesawat yang membawa ke Tanah Suci di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (24/5/2023). Foto: Kemenag RI

Sejumlah hal bisa terjadi sehingga menyebabkan jemaah tertunda keberangkatannya. Misalnya, belum terpenuhinya prasyarat kesehatan dan belum terselesaikannya syarat imigrasi seperti terbitnya visa haji.

“Karena gangguan kesehatan tertentu, maka tidak mungkin diterbangkan di kloter berjalan. Harus ada pemulihan dulu. Nah, nanti akan diusahakan bisa berangkat pada kloter berikutnya," ujar Mujab.

Begitu juga bagi mereka yang tertunda akibat belum terbitnya visa hajinya. "Saat ini kan prosesnya bio visa yang dilakukan mandiri. Mereka harus merekam wajah dan sidik jari dari gadget masing-masing," ungkap Mujab.

Direktur Bina Haji Dalam Negeri Saiful Mujab. Foto: Kemenag

Kemenag memang masih menemukan adanya kendala semacam itu. Bagi jemaah yang mengalami hambatan tidak perlu khawatir karena itu bukan berarti batal berangkat.

"Nah yang begini kita akan tunggu. Sampai visanya keluar, nanti kita berangkatkan dengan kloter selanjutnya. Ingat, tertunda bukan berarti batal berangkat," tegas dia.