Janji Lion Air untuk Tak Delay Lagi

Managing Director Lion Air Daniel Putu Kuncoro Adi angkat bicara soal insiden keterlambatan penerbangan (delay) pesawat Lion Air untuk sejumlah penerbangan. Menurutnya ada beberapa masalah, baik eksternal maupun internal, yang melatarbelakangi hal tersebut.
Baca juga: Sedikitnya Tujuh Penerbangan Lion Air yang Delay Berjam-jam Tadi Malam
Hal ini dia sampaikan saat jumpa pers di Gedung Karsa, Kementerian Perhubungan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (3/4).
"Memang, bicara keterlambatan, ada eksternal dan internal faktor. Konsen kami ada pada internal. Ini mencakup pada kondisi operasional baik pesawat, maupun kru. Terhadap keduanya, kami akan coba terus cari alternatif untuk memperbaiki service kami," kata Daniel.
Upaya memperbaiki operasional pesawat dan kru yang akan dilakukan Lion Air salah satunya adalah menaikkan rasio kru.
"Kekuatan kru harusnya berada dalam rasio 1:3,5, namun kami akan naikkan indeksinya menjadi 1:5," jelasnya.
Sebelumnya, untuk satu pesawat hanya ada 7 pilot yang bertugas, dengan kenaikan ini berarti tiap pesawat Lion, akan ada 10 pilot yang bertugas dan akan dirotasi sesuai jadwal penerbangan.

Kenaikan ini, menurut Daniel, disebabkan kepadatan penerbangan maskapai maskapai berlogo Singa Merah tersebut. Saat ini Lion memiliki 600 frekuensi penerbangan dengan 800 pilot dan co-pilot.
"Kita akan tingkatkan jadi 1000 pilot," tambah Daniel.
Selain peningkatan rasio kru, Daniel menyampaikan bahwa Lion Air akan menempatkan pesawat standby di beberapa kota yang sering mengalami masalah penjadwalan.
"Kami akan tempatkan pesawat standby sesuai SOP di beberapa titik yang kami identifikasi bermasalah beberapa bulan terakhir," kata Daniel.
Hal lain yang ia janjikan untuk mencegah insiden delay adalah mengoperasikan pesawat berbadan lebar di beberapa bandara. "Tujuannya, meng-cover penumpang di beberapa bandara yang memungkinkan dilewati pesawat itu," katanya.
Selain itu, Lion Air berjanji akan memperbaiki customer care dengan membuat unit aduan yang akan ada di setiap bandara.
