Jasa Marga Masih Perbaiki Ruang Milik Jalan Tol Cipularang Terdampak Longsor

16 Februari 2020 12:14 WIB
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ekskavator membersihkan sisa longsor di ruang milik jalan (Rumija) Jalan Tol Cipularang KM 118+600 terdampak longsor. Foto: Dok. Jasa Marga
zoom-in-whitePerbesar
Ekskavator membersihkan sisa longsor di ruang milik jalan (Rumija) Jalan Tol Cipularang KM 118+600 terdampak longsor. Foto: Dok. Jasa Marga
ADVERTISEMENT
Ruang milik jalan (Rumija) Jalan Tol Cipularang KM 118+600 arah Jakarta ikut terdampak longsor di Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Rumija yang terletak 8 meter dari lokasi longsor sampai saat ini masih diperbaiki.
ADVERTISEMENT
"Tidak ada kejadian longsor susulan. Saat ini sedang dilakukan upaya perbaikan di lokasi longsor, baik yang mengarah ke Bandung maupun Jakarta," ujar Petugas Senkom Purbaleunyi, Iwan, saat dikonfirmasi, Minggu (16/2).
Ruang milik jalan (Rumija) Jalan Tol Cipularang KM 118+600 terdampak longsor. Foto: Dok. Jasa Marga
Iwan menjelaskan, proses perbaikan diprediksi berlangsung cukup lama karena luasnya wilayah yang terkena dampak longsor. Namun, ia memastikan jalan tol masih bisa dilintasi, meski diimbau untuk berhati-hati.
"Kemungkinan prosesnya cukup lama, mengingat area longsor yang cukup luas dan berimbas ke arus lalin yang sedikit tersendat saat melintas di sekitar lokasi longsor, khusunya KM 118," jelasnya.
Jasa Marga bersama pemda setempat terus memperbaiki dan membantu masyarakat terdampak longsor. Sejak Sabtu (16/2), pihak Jasa marga telah memasang dolken/cerucuk dan sandbag. Termasuk juga memasang terpal untuk menghindari meresapnya air hujan secara langsung, pengaliran drainase air hujan, dan menyiagakan petugas pengawasan.
Ekskavator membersihkan sisa longsor di ruang milik jalan (Rumija) Jalan Tol Cipularang KM 118+600 terdampak longsor. Foto: Dok. Jasa Marga
Selain itu, Jasa Marga cabang Purbaleunyi juga telah menangani genangan dengan menggunakan lima pompa dengan kapasitas total 450 liter/detik dan pembersihan material lumpur. Sementara rencana perbaikan jangka panjang akan dilakukan penataan pada saluran drainase.
ADVERTISEMENT
“Di antaranya adalah pengujian tanah, pemasangan bored pile, hingga penyediaan sheet pile baja dan alat pancangnya sebagai alternatif penanganan jika terjadi kondisi darurat,” ungkap General Manager Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Pratomo Bimawan Putra, dalam keterangannya, Sabtu (16/2).