Jasad Pemilik Kafe di Rawamangun yang Dibunuh Kuli Sudah Dicor 2 Hari

27 Februari 2025 10:21 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Polisi mengevakuasi jasad pria yang dicor pegawainya di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (26/2/2025). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Polisi mengevakuasi jasad pria yang dicor pegawainya di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (26/2/2025). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Seorang pria berinisial JS dibunuh kemudian mayatnya ditemukan dicor di ruko miliknya yang sedang direnovasi di wilayah Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (26/2). Pelakunya adalah ZA, seorang mandor kuli bangunan di ruko tersebut.
ADVERTISEMENT
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, mengatakan JS dihabisi oleh ZA pada 16 Februari 2025. Usai dihabisi, awalnya jasad korban hanya ditutup dengan bata di belakang bangunan proyek.
Namun, setelah jasad korban mengeluarkan bau tak sedap, pada 24 Februari, pelaku mengubur mayat JS dengan cara dicor.
"(Jasad JS) ditemukan di belakang, di saluran air di belakang, di proyek ini di dalam bangunan. Jadi korban sudah dipastikan dua hari meninggal dan sudah mulai dikerumuni lalat. Selanjutnya dia masukkan ke dalam saluran air berupa got dan dia tutup dengan semen dan batu bata," ujar Nicolas di lokasi kejadian, Rabu (26/2).
Polisi mengevakuasi jasad pria yang dicor pegawainya di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (26/2/2025). Foto: Dok. Istimewa

Pemicu Korban Dibunuh

Pembunuhan ini berawal saat korban datang ke lokasi proyek pada 16 Februari 2025 karena ada karyawan yang mogok kerja.
ADVERTISEMENT
"Kebetulan yang terduga pelaku ini, kebetulan ada di TKP ini, dia menjaga proyek yang ada di sini," kata Nicolas.
JS kemudian mengajak ZA selaku mandor untuk melapor ke polisi karena ada indikasi pencurian peralatan proyek. Namun pelaku menolak. Tak hanya itu, ia juga meminta kenaikan gaji sebesar Rp 900 ribu.
"Namun, karena korban emosi, korban memukul. Awalnya dia menampar terduga pelaku, selanjutnya dia memukul dan akhirnya terduga pelaku menangkis dan mendorong sehingga korban jatuh dan selanjutnya di situlah terduga pelaku sudah naik pitam terhadap korban dan terjadilah pembunuhan dan atau penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia," jelas Kapolres.
Jasad korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi. Sementara pelaku sudah ditahan di Mapolres Jakarta Timur.
ADVERTISEMENT