Jasad Surakman, Kru Kapal 5 Wartawan Hilang, Sempat Dikubur Warga Enggano

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
eye-off
Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?
Jenazah Surakman ditemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu. Foto: kumparan
Jenazah Surakman ditemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu. Foto: kumparan

Polda Banten memastikan jasad yang ditemukan di Pulau Enggano adalah Surakman (60), kru lima wartawan yang hilang saat liputan Gunung Anak Krakatau (GAK). Hal itu diperkuat dengan hasil tes DNA.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan jasad Surakman pertama kali ditemukan pada 12 September. Saat itu, warga Enggano tidak ada yang mengenalnya sehingga kemudian mereka memakamkan korban.

"Jenazah ditemukan di Pulau Enggano pada Sabtu, 12 September lalu. Hari itu bertepatan dengan hari kelima saat pencarian seluruh korban dilakukan," kata Maruli Ahiles Hutapea, Rabu (23/9).

Besoknya, tepatnya 13 September, setelah mendapatkan kabar adanya orang hilang, warga kemudian menggali makam tersebut dan jenazah dibawa oleh Polda Bengkulu untuk menjalani tes DNA.

Konferensi pers pencarian korban erupsi Gunung Anak Krakatau di Polda Banten, Rabu (23/9/2026). Foto: YouTube/ Polda Banten

"Karena mayatnya sudah berbau, langsung dimakamkan pada malam itu juga," katanya.

Kabid Humas mengatakan barang bukti yang ditemukan hanya jenazah.

"Untuk barang buktinya hanya jenazahnya saja. Jenazah rencananya besok akan dibawa ke Banten," katanya.

Untuk kru dan 5 wartawan lainnya, polisi belum dapat memastikan kondisinya.