Jatim Tambah 502 Pasien Positif, Kasus Corona di RI Melesat

Jumlah pasien positif virus corona di Indonesia melesat tembus di angka 20.162 orang dari yang sebelumnya sebanyak 19.189 orang. Penambahan kasus per Kamis (21/5) sangat tinggi sebanyak 973 orang, menjadi rekor tertinggi sejak diumumkan pada awal Maret lalu.
Jubir pemerintah terkait penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, melesatnya kasus virus corona ini karena ada penambahan yang cukup banyak di Jawa Timur.
"Hasilnya meningkat 973 orang. Peningkatan ini luar biasa dan inilah yang tertinggi. Peningkatan tertinggi ini terjadi di Jawa Timur khususnya. Jadi totalnya jadi 20.162," ungkap Yuri saat konferensi pers di BNPB, Jakarta.
Berdasarkan data yang dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, jumlah pasien positif virus corona di Jawa Timur bertambah 502 orang dalam sehari, menjadi 2.998 orang dari yang sebelumnya sebanyak 2.496 orang.
Jawa Timur menjadi provinsi kedua paling parah terdampak virus corona setelah DKI Jakarta.
Namun, penambahan pasien positif virus corona di Jawa Timur dalam sehari ini lebih banyak dibandingkan penambahan di DKI Jakarta yang menjadi episenter.
Pasien positif virus corona di DKI Jakarta hanya bertambah 65 orang dalam sehari, menjadi 6.301 orang yang sebelumnya sebanyak 6.236 orang.
Dari total 20.162 pasien positif virus corona di Indonesia, 1.278 orang di antaranya meninggal dunia dan 4.838 telah sembuh.
Yuri selalu mengingatkan masyarakat untuk disiplin mengikuti protokol pencegahan COVID-19, seperti mengenakan masker kain, menjaga jarak atau physical distancing, rajin mencuci tangan, dan tak keluar rumah selain urusan penting.
Pemerintah juga telah melarang mudik atau pulang kampung untuk menekan penyebaran virus corona. Dikhawatirkan gelombang mudik ini memicu meluasnya penularan.
"Peningkatan hari ini adalah peningkatan tertinggi. Oleh karena itu, mari kita kembali ke hal mendasar bahwa kasus baru ini muncul akibat adanya kelompok rentan yang tertular orang lain yang membawa kasus ini. Sementara kita lihat, siapa yang bawa penyakit susah kita dapatkan," jelas Yuri.
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
————-----------------------
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
