Jawaban Istana soal Bendera Gambar Prabowo Diterbangkan saat Perayaan HUT 81 RI

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan usai rapat koordinasi dengan pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan usai rapat koordinasi dengan pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka suara soal bendera bergambar Presiden Prabowo Subianto yang turut diterbangkan dalam rangkaian perayaan HUT 81 RI di Jakarta pada Senin (17/8). Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk kebanggaan kepada Prabowo.

Kebanggaan itu muncul atas jasa Prabowo yang mampu mendatangkan sejumlah alutsista modern, sejak ia menjabat menteri pertahanan hingga jadi presiden.

“Ini kan bentuk kebanggaan saudara-saudara kita gitu ya. Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih juga ya karena kan di masa Pak Prabowo inilah meskipun juga sudah dirintis sejak zaman beliau menjadi Menhan kita benar-benar memperkuat alutsista kita,” kata Pras di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8).

Pras kemudian menyinggung pertunjukan udara dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 RI. Dalam pertunjukan tersebut, sejumlah pesawat tempur Rafale yang telah tiba di Indonesia turut ditampilkan.

Pesawat tempur Rafale bersiap untuk lepas landas saat mengikuti gladi bersih demo udara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/8/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Menurut dia, kehadiran pesawat Rafale bukan sekadar soal penambahan alutsista. Pras menilai keterlibatan putra-putra terbaik bangsa sebagai penerbang pesawat tempur tersebut menjadi hal yang lebih penting untuk disoroti.

“Dan kemarin-kemarin kan saudara lihat kita di dalam demo udara itu beberapa pesawat Rafale sudah mulai datang dan tidak sekadar Rafale itu, menerbangkan pesawat tempur Rafale dan itu empat-empatnya adalah putra-putra terbaik bangsa Indonesia,” ujar Pras.

“Itu loh yang menurut saya, menurut kami itu jauh lebih penting karena itu bukan sesuatu yang mudah,” sambungnya.

Ia mengatakan penguatan alutsista juga tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pertahanan. Menurut Prasetyo, sejumlah alutsista yang dimiliki Indonesia dapat dimanfaatkan untuk membantu penanganan bencana.

Anggota tentara mengantarkan bantuan bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026). Foto: Dok. Kemhan RI

Pras mencontohkan pesawat A400 yang menurutnya memiliki manfaat penting bagi Indonesia.

“Termasuk A400 yang kemudian dalam situasi kita, negara kita yang ring of fire ini yang sering terjadi bencana yang tidak kita duga itu juga terbukti manfaatnya gitu,” kata Pras.

“Dalam waktu yang singkat kita bisa mengirimkan logistik gitu yang sudah kita pakai mulai dari bencana di Sumatra maupun kemarin di NTT,” sambung dia.