Kumparan Logo
Bom bunuh diri, Rumah terduga pelaku
Polisi berjaga di rumah terduga pengebom bunuh diri di Mapolres Medan yang berada di Medan Petisah,Sei Putih Barat, Kota Medan, Sumut.

Jejak Rabbial Muslim, Pengebom Bunuh Diri di Medan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Identitas pelaku peledakan bom bunuh diri di Medan.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Identitas pelaku peledakan bom bunuh diri di Medan. Foto: Dok. Istimewa

Polisi memeriksa rumah terduga pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan yang beralamatkan di Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah. Namun ternyata terduga pelaku bernama Rabbial Muslim Nasution (24) itu sudah lebih dari 3 tahun tidak tinggal di rumah tersebut.

Sepupu Rabbial, Maia, menyebut sejak menikah 3 tahun yang lalu, Rabbial tinggal bersama istrinya di daerah Belawan, Medan. Sejak saat itulah pria yang dipanggil Dede oleh keluarganya ini tak pernah pulang ke rumah.

Maia juga tak tahu aktivitas Dede setelah menikah. "Semenjak kawin enggak pernah muncul lagi. Dia sekarang tinggal tempat istrinya," kata Maia saat ditemui di rumah orang tua Rabbial, Rabu (13/11).

Maia menyebut, saat masih lajang tak ada yang aneh dengan aktivitas Rabbial. Dia rajin mencari nafkah sendiri dengan berjualan bakso bakar keliling. Rabbial juga aktif di Remaja Masjid At-Taqwa yang tak jauh dari rumahnya.

"Sebelum menikah jualan bakso bakar pakai kereta (motor) keliling. Aktivitasnya (saat) masih lajang biasa aja. Dia (aktif di) Remaja Masjid At-Taqwa," kata Maia.

Polisi berjaga di rumah terduga pengebom bunuh diri di Mapolres Medan yang berada di Medan Petisah,Sei Putih Barat, Kota Medan, Sumut. Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Meski sudah 3 tahun tak pulang, Rabbial masih mencantumkan alamat rumah orang tuanya tersebut di KTP. Saat ini rumah itu ditinggali saudara-saudara Rabbial. Sedangkan ayah dan ibunda Rabbial sudah meninggal dunia.

"Semenjak kawin enggak ke sini lagi. (Aktivitas Rabbial) enggak tahu ya karena dia ikut istrinya. Saya cuma sekali dibawa ke sana waktu nikah," tutur Maia.