COVER Story- Lipsus Pembunuh Berantai di Bogor
22 Maret 2021 10:02

Jejak Rian si Pembunuh Berantai

Muhammad Rian (20) memacu sepeda motornya, menuruni wilayah Puncak yang berkelok-kelok. Saat itu jam setengah dua pagi, dan sepinya jalan tak bisa meredam ribut dalam kepalanya.
Membawa sebuah ransel gunung hijau besar, Rian mencari rute yang paling banyak dilalui orang. Ia teringat ucapan perempuan yang baru saja ia kencani. Perempuan itu bilang punya rumah di Bogor Barat. Keluarganya tinggal di sana. Jalur itulah yang dipilih Rian.
Tiba di kawasan Tanah Sareal, jantung Rian berdegup kencang. Keringatnya mengucur. Ia parkir pelan-pelan di depan sebuah toko material. Ia menggendong tasnya yang berat, sesekali ingin menangis.
Keuntungan berlangganan kumparan+
  • Ratusan konten premium dari pakar dan kreator terbaik Indonesia
  • Bahasan mendalam dengan kemasan memikat
  • Pengetahuan, hiburan, dan panduan yang solutif untuk hidupmu
Konten Premium kumparan+
Memakai pola membunuh yang sama, Rian dicap sebagai seorang serial killer. Pria asal Bojonggede, Bogor itu mencekik dua teman perempuannya hingga tewas usai berkencan. Apa motif Rian menghabisi korbannya?