Jejak Terakhir Macan Tutul yang Lepas dari Lembang Zoo: Hutan Tangkuban Parahu
·waktu baca 2 menit

Jejak terakhir macan tutul yang lepas dari Lembaga Konservasi Lembang Park & Zoo ditemukan di kawasan hutan lindung kaki gunung Tangkuban Parahu. Lokasi ini merupakan habitat macan tutul.
"Posisi terakhir di kawasan hutan lindung di kaki gunung Tangkuban Parahu. Jadi memang itu merupakan habitat macan tutul," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat (BBKSDA Jabar), Agus Arianto, saat dikonfirmasi pada Senin (8/9).
Tim pencari, kata Agus, saat ini tinggal memantau. Dibentuk juga tim untuk menindaklanjuti jika didapatkan aduan dari masyarakat.
"Kita hanya memantau ya, sementara ini tinggal memantau. Membentuk tim yang mana kala nanti ada pengaduan atau ada laporan dari masyarakat, nanti akan ada tindak lanjut," ucap Agus.
Macan tutul ini merupakan macan yang dievakuasi dari Kantor Balai Desa Kutamandarakan, Kabupaten Kuningan, dua hari sebelum kabur. Pada pencarian hari ketujuh, diketahui posisi macan itu mengarah ke kawasan hutan kaki gunung Tangkuban Parahu.
"Sesuai hasil pemantauan objek bergerak oleh thermal drone, informasi masyarakat dan jejak-jejak aktivitas matul yang mengarah ke Utara," kata BBKSDA Jabar, dikutip dari akun Instagram resminya, Jumat (5/9).
Berdasarkan keterangan ahli, kata BBKSDA Jabar, dugaan bergeraknya macan tutul ke arah tersebut karena hamparan bukit Tunggul, Gunung Tangkuban Parahu sampai dengan Gunung Burangrang merupakan habitat yang cocok untuk macan tutul.
