Jejaring Jak Lingko Bertambah, Kini Koantas Bima Bergabung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan (tengah) menghadiri acara seremonial integrasi antara Koantas Bima dan Transjakarta-Jak Linko. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan (tengah) menghadiri acara seremonial integrasi antara Koantas Bima dan Transjakarta-Jak Linko. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

Armada Koperasi Angkutan Lintas Bima (Koantas Bima) saat ini sudah terintegrasi dengan sistem jaringan transportasi umum di Jakarta, BRT Transjakarta-Jak Lingko untuk melayani rute Ciputat-Tanah Abang.

“Hari ini tambah lagi jejaring Jak Lingko kita, sehingga bisa menjangkau lebih banyak. Kita semua tahu bahwa sebuah kota modern mengandalkan transportasi umum, sehingga mobilitas penduduk difasilitasi oleh pemerintah,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara peresmian trayek Koantas Bima di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (2/12).

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan (ke dua dari kiri) menghadiri acara seremonial integrasi antara Koantas Bima dan Transjakarta-Jak Linko. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

Menurut Anies, kerja sama yang dijalin ini bisa mewujudkan ambisi Jakarta menjadi kota rendah emisi dengan mengoptimalkan penggunaan transportasi umum.

“Alhamdulillah dengan dikembangkan sebagai satu konsep terintegrasi, dan sekarang sudah empat tahun terintegrasi. Dengan begitu jangkuannya lebih luas. Dulu coveragenya 42 persen wilayah Jakarta, sekarang sudah 82 persen. Dan dengan Koantas Bima Insya Allah lebih tinggi lagi,” tambah Anies sebagaimana dikutip dari ppid.jakarta.go.id.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan (kanan) melihat kondisi bus pada acara seremonial integrasi antara Koantas Bima dan Transjakarta-Jak Linko. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

Perlu diketahui Koantas Bima adalah armada transportasi umum yang sudah ada sejak lama di Ibu Kota, setelah bergabung dengan Jak Lingko, Koantas Bima telah membantu menambahkan 36 unit armada.

Namun, untuk jumlah armada yang diluncurkan pada tahap awal Kamis kemarin, (2/12) ada sebanyak 10 kendaraan pada layanan pengumpan Non-BRT rute 6N (Ragunan – Blok M via Kemang).

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan (tengah) menghadiri acara seremonial integrasi antara Koantas Bima dan Transjakarta-Jak Linko. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

Nantinya, Koantas Bima tidak lagi mengutamakan sistem kejar setoran perharinya.

“Saya titip pesan buat teman-teman di Koantas Bima (agar) membiasakan tradisi baru. Saya berharap yang bekerja di Koantas Bima merasakan kepastian dan ketenangan, sehingga warga yang dilayani pun mendapatkan kepuasan,” pungkas Anies.